Inilah Pria Paruh Baya yang Gagalkan Serangan Bersenjata di Masjid Norwegia Jelang Shalat Idul Adha

Seorang pria paruh baya berhasil menggagalkan aksi teror pria bersenjata di sebuah masjid di Norwegia, saat jelang pelaksanaan shalat Idul Adha

Inilah Pria Paruh Baya yang Gagalkan Serangan Bersenjata di Masjid Norwegia Jelang Shalat Idul Adha
Kolase independent.co.uk
Inilah Pria Paruh Baya yang Gagalkan Serangan Bersenjata di Masjid Norwegia Jelang Shalat Idul Adha 

Tersangka pelaku saat ini tengah dalam penahanan polisi dan sedang menjalani pemeriksaan oleh psikiatris.

Satu orang dilaporkan terluka dalam upaya penyerangan Masjid Al-Noor di Baerum, pinggiran kota Oslo, pada Sabtu (10/8/2019) sore.

Perdana Menteri Norwegia Erna Solberg menyatakan aksi itu merupakan "serangan langsung bagi Muslim di sana", sekaligus mengungkap kembali luka kelam delapan tahun silam.

Berawal dari Penangkapan Seorang, Kronologi 70 Warga Serang Polisi di Rumah Sakit dengan Senjata Api

Pada 22 Juli 2011, seorang ekstremis sayap kanan bernama Anders Behring Breivik menyerang simpatisan Partai Buruh dan menewaskan hingga 77 orang.

Norwegia dikenal sebagai negara yang menerapkan aturan kepemilikan senjata ketat, dengan izin harus diberikan oleh kepala polisi setempat, berdasarkan Perpustakaan Kongres AS.

Seusai penembakan massal pada 2011, seluruh senjata otomatis, semi-otomatis, maupun yang sejenis dilarang, dengan saat ini diyakini terdapat 1.537.000 pucuk yang beredar.

Penembakan Massal saat Shalat Jumat

Serangan teror bersenjata di sebuah masjid bukan pertama kali terjadi tahun ini.

Maret 2019 lalu, penembakan massal terjadi di masjid Selandia Baru saat shalat Jumat, Jumat (15/3/2019).

Insiden penembakan terjadi di dua masjid berbeda, penembakan massal terjadi pertama di masjid yang berada pusat kota Christchurch dan Canterbury Area.

Halaman
1234
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved