Sering Konsumsi Makanan Dihangatkan, Ini Yang Perlu Diperhatikan

Bagi ibu rumah tangga yang sering kali dilakukan saat kelebihan makanan, dengan menghangatkan makanan tersebut agar bisa tetap dikonsumsi.

Sering Konsumsi Makanan Dihangatkan, Ini Yang Perlu Diperhatikan
Readers Digest
Ilustrasi makanan matang siap saji 

TRIBUNKALTIM.CO-Bagi ibu rumah tangga yang sering kali dilakukan saat kelebihan makanan, dengan menghangatkan makanan tersebut agar bisa tetap dikonsumsi. 

Namun  mungkin banyak yang belum tahu, atau bertanya-tanya apakah menghangatkan makanan tetap menyehatkan atau malah mengganggu kesehatan saat dikonsumsi.

Seperti yang dilansir Tribunnews.Com, Konsultan Gastroenterologi Hepatologi PB-PABDI, Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD- KGEH, MMB, FINASIM, FACP tak menganjurkan hal itu.

Makanan yang dihangatkan bisa menyebabkan gangguan pencernaan semisal mencret atau diare.

Namun, tak semua makanan yang dihangatkan berbahaya bagi kesehatan.

Harga Cabai di Kota Samarinda Naik Tajam, Pedagang Makanan Mulai Putar Otak

Listrik Masih Padam, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Ingatkan Warganya Tak Konsumsi Makanan Basi

Menurut Dr. Ari, menghangatkan makanan tentu masih diperbolehkan jika makanan berada pada kondisi-kondisi tertentu.

Makanan yang akan dipanaskan dan dikonsumsi lebih dari enam jam harus disimpan di dalam kulkas dengan suhu rendah.

Jika tidak dimasukkan kulkas dan hanya didiamkan pada suhu kamar (tanpa AC) maka, kontaminasi kuman akan terjadi pada makanan tersebut.

Idul Adha, Bupati dan Wakil Bupati Berau Gelar Open House, Hidangkan Beragam Makanan untuk Warga

Lima Makanan Yang Bisa Membuat Tidur Nyeyak Tidur, Tak Perlu Takut Kegemukan

Sumsum Tulang Jadi Makanan Favorit Syahrini, Bagus untuk Ibu Hamil, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan

Makanan yang disimpan dalam kulkas tersebut juga harus dikemas dengan baik dan tidak asal ditaruh.

Misalnya, makanan tak boleh bersebelahan dengan makanan mentah dan menyimpannya di dalam plastik dengan wadah yang terpisah.

Makanan itu juga tak bisa terlalu lama disimpan dalam kulkas. Setiap jenis makanan memiliki ketahanan yang berbeda.

 Namun, Dr. Ari meminta masyarakat lebih pandai memilih makanan yang akan dikonsumsi. Jika makanan dalam kulkas sudah berbau agak asam atau basi, maka segera tinggalkan.

"Jadi kita mesti ingatkan juga, masyarakat pandai-pandai memilih saat mengkonsumsi makanan," tutur Ketua Umum Perhimpunan Endoskopi Indonesia itu.

"Kadang saat lapar, makanan tidak enak menjadi enak. Basi sedikit kadang kita menafikan," sambung dia. (*)

Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved