Anak Korban Perundungan, Hetifah Sarankan Orangtua Segera Lapor ke Sekolah

Anggota Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menjadi salah satu pemateri dalam seminar Bullying dan Pubertas di SD Nasional KPS,

Anak Korban Perundungan, Hetifah Sarankan  Orangtua Segera Lapor ke Sekolah
TribunKaltim.CO/Jino Prayudi Kartono
Siswa-siswi SD Nasional KPS meramaikan kegiatan Seminar Bullying dan Pubertas di mushalla sekolah, Senin (13/8/2019). Kegiatan ini bertujuan menekan perundungan yang terjadi di area sekolah. 

TRIBUN KALTIM.CO, BALIKPAPAN - Anggota Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menjadi salah satu pemateri dalam seminar Bullying dan Pubertas di SD Nasional KPS, Senin (13/8/2019).

Seluruh siswa-siswi SD begitu antusias dalam kegiatan tersebut. Bahkan Hetifah memberikan sedikit hiburan berupa kuis dan pantun. Hetifah mengatakan bullying masih tetap ada di sekolah-sekolah.

Untuk itu, ia berharap peran orangtua dan guru untuk menekan perundungan yang terjadi di kalangan siswa. Menurutnya, pendidikan dan pencegahan bullying diberikan sejak usia dini, sehingga anak-anak tidak dapat menjadi pelaku ataupun korban bullying.

Akibat Kasus Ikan Asin Putra Fairuz jadi Korban Bully, Sonny Septian: Saya Gak Akan Tinggal Diam!

BTS Kampanye Bareng UNICEF untuk Perangi Bullying dan Sebarkan Pesan Cinta

"Dan juga sekolah harus memberikan rasa nyaman, sehingga anak-anak tahu mereka bisa menyampaikan kemana," ujar Hetifah.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah (DOK)

Meskipun sekolah tetap menekan terjadinya perundungan, ternyata perundungan masih saja terjadi. "Tapi saya masih bisa lihat saja yang terjadi. Sekitar 50 persen masih ada," katanya.

Menurutnya,  perundungan terjadi karena lingkungan yang mendukung. Seperti adanya rasa superioritas dari si anak itu sendiri. "Dan ingin rasa perhatian itu kita harus soroti kedua-duanya," ucap Hetifah.

Bila Kubu 01 Terus Bully 02, Faldo Maldini Khawatir Jokowi Terbebani Jika Kembali jadi Presiden 

Tarzan dan Tessy Ditolak Besuk, Keluarga Respon Kabar Anak Nunung Jadi Korban Bully di Sekolah

Kemudian tanda-tanda anak menjadi korban perundungan bisa dilihat langsung. Misalkan anak malas sekolah, ada rasa stres dan malas melakukan kegiatan itu bisa jadi tanda si kecil mengalami bullying.

Terakhir ia mengimbau kepada orangtua segera melapor ke guru yang ada disekolah jika ada anak-anaknya mengalami korban perundungan.

Selain itu, kegiatan dilanjutkan dengan presentasi dari beberapa psikolog. Para psikolog ini memberikan materi dan pelajaran kepada siswa siswi untuk tetap aman dari bully.

Dalam kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Walikota Balikpapan Rahmad Mas'ud dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Balikpapan, Muhaimin. (*)

Penulis: Jino Prayudi Kartono
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved