Fokus Pungut Pajak dan Retribusi Daerah,Syarkawi Sebut Potensi Sarang Burung Walet dan Sektor Wisata

Perda sudah kami buat. Jadi, tinggal aksi kita saja di lapangan seperti apa. Memang ada yang belum maksimal

Fokus Pungut Pajak dan Retribusi Daerah,Syarkawi Sebut Potensi Sarang Burung Walet dan Sektor Wisata
Tribunkaltim.co, Purnomo Susanto
Penandatanganan MoU Gubernur Kaltim dengan Bupati dan Walikota se-Kaltim tentang Peningkatan Pajak Daerah, pada Selasa (13/8/2019), di Hotel Bumi Senyiur Samarinda. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak dan retrebusi daerah meningkat, Pemkab Paser terus mendorong agar dua bidang tersebut dapat terus ditingkatkan. Terlebih, banyak potensi di Kabupaten Paser yang belum digali secara serius dalam upaya peningkatan pajak dan retrebusi daerah

Gubernur Kaltim Isran Noor mengungkapkan, ekploitasi sumber daya alam (SDA) di Kaltim secara besar-besaran oleh perusahaan tidak selaras dengan optimalisasi peningkatan pendapatan dari sektor pajak dan retrebusi daerah di kabupaten maupun kota.

Untuk itu, Gubernur Kaltim Isran Noor mengharapkan, agar pada sektor pajak dan retrebusi dapat terus ditingkatkan.

Gubernur Kaltim, Isran Noor saat ditemui awak media, pada Senin (5/8/2019), pukul 13.30 Wita, di Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda.
Gubernur Kaltim, Isran Noor saat ditemui awak media, pada Senin (5/8/2019), pukul 13.30 Wita, di Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda. (TRIBUN KALTIM / M PURNOMO SUSANTO)

Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi mengungkapkan, banyak potensi peningkatan pada bidang pajak retrebusi daerah yang tengah direncanakan. Satu di antaranya, adalah peningkatan pendapatan dari sektor pajak dan retrebusi daerah dari bangunan sarang burung walet di 10 kecamatan di Kabupaten Paser.

"Memang, selama ini kita masih belum begitu optimal untuk meraih pendapatan daerah melalui sektor tersebut," ujar Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi kepada Tribunkaltim.co pada Rapat Kerja Optimalisasi Pendapatan Daerah dan Penandatanganan MoU Gubernur dengan Bupati dan Walikota se-Kaltim tentang Peningkatan Pajak Daerah serta Penandatanganan MoU E-Samsat Pegadaian, Selasa (13/8/2019), di Hotel Bumi Senyiur Samarinda

"Kita saat ini benar-benar serius mengelola tersebarnya bangunan sarang burung walet di 10 kecamatan ini. Sebab, bangunan ini memang cukup banyak dan harus dikelola dengan baik oleh daerah," lanjut Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi.

Serius dengan upaya peningkatan pajak dan retrebusi daerah, Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi menegaskan, bahwa pihaknya telah menerbitkan peraturan daerah (Perda) untuk memberikan kepastian hukum dalam pemungutan pajak dan retrebusi daerah di daerah yang dipimpinnya. Terlebih, dengan dilaksanakannya penandatanganan MoU dengan Gubernur Kaltim.

"Perda sudah kami buat. Jadi, tinggal aksi kita saja di lapangan seperti apa. Memang ada yang belum maksimal. Tapi, dengan adanya penandatanganan MoU tadi dengan gubernur maka kami dari Pemda memiliki tanggungjawab besar untuk meningkatkan pajak dan retrebusi daerah itu," tutur Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi.

Bukan hanya pada sektor itu saja, Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi mengatakan, pada sektor pariwisata juga sangat berperan dalam peningkatan pajak dan retrebusi daerah.

Pasalnya, banyak lokasi wisata di Paser yang belum tersentuh oleh pemungutan pajak dan retrebusi daerah. Sehingga, setellah penandatangan MoU ini akan dibentuk perangkat untuk memaksimalkan pendapatan daerah di lokasi-lokasi wisata.

Halaman
12
Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved