Hasilkan Pendapatan 30 Miliar Dolar AS, Isran Noor: Dukung Saya Terus Tingkatkan Pendapatan Daerah

Oleh karenanya, sebut Gubernur Kaltim Isran Noor, seharusnya Kaltim menjadi prioritas pembangunan nasional dari segi infrastruktur.

Hasilkan Pendapatan 30 Miliar Dolar AS, Isran Noor: Dukung Saya Terus Tingkatkan Pendapatan Daerah
Tribunkaltim.co, Purnomo Susanto
Gubernur Kaltim Isran Noor saat menyampaikan pernyataan di Rapat Kerja Optimalisasi Pendapatan Daerah dan Penandatanganan MoU Antara Gubernur dengan Bupati dan Walikota se-Kaltim tentang Peningkatan Pajak Daerah, pada Selasa (13/8/29), di Hotel Senyiur Samarinda. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor menyatakan bahwa, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) telah menyumbang pendapatan untuk negara sebesar Rp 216 triliun.

Angka ini dinilainya cukup besar untuk menekan defisit perdagangan nasional. Sebab, masih banyak daerah lain mengalami defisit.

Oleh karenanya, sebut Gubernur Kaltim Isran Noor, seharusnya Kaltim menjadi prioritas pembangunan nasional dari segi infrastruktur.

Sebab, sudah lama masyarakat mengalami ketimpangan pembangunan di Kaltim. Untuk itu, ia meminta dukungan seluruh pihak untuk memperjuangankan pembangunan daerah.

Gubernur Kaltim Isran Noor saat menyampaikan pernyataan di Rapat Kerja Optimalisasi Pendapatan Daerah dan Penandatanganan MoU Antara Gubernur dengan Bupati dan Walikota se-Kaltim tentang Peningkatan Pajak Daerah, pada Selasa (13/8/29), di Hotel Senyiur Samarinda.
Gubernur Kaltim Isran Noor saat menyampaikan pernyataan di Rapat Kerja Optimalisasi Pendapatan Daerah dan Penandatanganan MoU Antara Gubernur dengan Bupati dan Walikota se-Kaltim tentang Peningkatan Pajak Daerah, pada Selasa (13/8/29), di Hotel Senyiur Samarinda. (Tribunkaltim.co, Purnomo Susanto)

"Tahun 2018 lalu, kita menyumbang pendapatan dari bidang perdagangan sebesar 18,6 miliar Dolar AS," ujar Gubernur Kaltim Isran Noor saat menjadi pembicara dalam acara Rapat Kerja Optimalisasi Pendapatan Daerah dan Penandatanganan MoU Gubernur dengan Bupati dan Walikota se-Kaltim tentang Peningkatan Pajak Daerah, Selasa (13/8/29), di Hotel Senyiur Samarinda.

Gubernur Kaltim Isran Noor saat menyampaikan pernyataan di Rapat Kerja Optimalisasi Pendapatan Daerah dan Penandatanganan MoU Antara Gubernur dengan Bupati dan Walikota se-Kaltim tentang Peningkatan Pajak Daerah, pada Selasa (13/8/29), di Hotel Senyiur Samarinda.
Gubernur Kaltim Isran Noor saat menyampaikan pernyataan di Rapat Kerja Optimalisasi Pendapatan Daerah dan Penandatanganan MoU Antara Gubernur dengan Bupati dan Walikota se-Kaltim tentang Peningkatan Pajak Daerah, pada Selasa (13/8/29), di Hotel Senyiur Samarinda. (Tribunkaltim.co, Purnomo Susanto)

Gubernur Kaltim Isran Noor juga menjelaskan, pendapatan sebesar itu baru didapatkan dari perdagangan dalam Kaltim.

Sedangkan, untuk pendapatan perdagangan dari luar Kaltim, menghasilkan 12,3 Miliar Dolar AS. Ditambah, pendapatan dari impor sebesar 4 miliar Dolar AS. 

"Itu 18,6 miliar Dolar AS baru perdagangan yang kita lakukan di dalam Kaltim. Belum perdagangan hasil bumi Kaltim yang dijual ke luar Kaltim, sebesar 12,3 miliar Dolar AS ditambah hasil impor kita 4 Miliar Dolar AS.

Jadi, pendapatan kita dalam bidang perdagangan itu sebesar kurang lebih 30 miliar Dolar AS," ungkap Gubernur Kaltim Isran Noor. (ink)

Baca Juga;

3 Parpol Pendukung Jokowi-Maruf Ini Bakal Sodorkan Kandidat Sendiri, Bertarung di Pilwali Balikpapan

Raffi Ahmad Sebut Jam Tangan untuk Merry Bisa Pakai Beli Mobil dan Rumah, Ternyata Segini Harganya!

Hasil Uji Sampel Pabrik Tahu Rampung, Diskopdag dan UMKM Sampaikan Temuan ke Asisten II

Mudah Tersinggung dan Stres, Tanda-tanda Penurunan Kecerdasan Emosi

Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved