Kesehatan

Mengenal Tanaman Bajakah jadi Obat Penyembuh Kanker yang Langka Hanya di Hutan Kalimantan

Nah, bajakah merupakan tanaman khas Kalimantan Tengah yang sudah lama dipakai sebagai penyembuh kanker secara turun-temurun oleh nenek moyang Dayak.

Mengenal Tanaman Bajakah jadi Obat Penyembuh Kanker yang Langka Hanya di Hutan Kalimantan
TRIBUN KALTIM/BUDI SUSILO
ILUSTRASI - Pesona alam lestari Sungai Mahakam di kawasan Kecamatan Long Pahangai, Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur yang melewati perkampungan Liu Mulang, Rabu (28/11/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Ada tanaman bajakah. Nama tanaman ini sontak menjadi perhatian dalam beberapa hari terakhir setelah diketahui tiga siswa SMA asal Palangkaraya, Kalimantan Tengah, meraih medali emas di Korea Selatan berkat penelitian mereka terkait tanaman bajakah.

Berdasarkan temuan kedua siswi itu, tanaman bajakah disebut bisa menyembuhkan kanker, nah kabarnya tanaman ini ada di hutan Kalimantan saja. 

Saat ini, pengobatan kanker masih dilakukan melalui kemoterapi atau operasi untuk membuang sel kanker yang menggerogoti tubuh.

Penemuan tersebut berawal sejak 2018 saat tiga siswa SMA Negeri 2 Palangkaraya melakukan penelitan terhadap tumbuhan bajakah.

Awalnya, bajakah diolah secara sederhana hingga dilakukan uji laboratorium resmi terhadap kandungan bajakah di Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Mei 2019.

Hasilya, akar bajakah terbukti mengandung antioksidan yang berlimpah dan bisa menjadi penyembuh kanker.

Sebenarnya, tumbuhan apakah bajakah itu?

Melalui tayangan AIMAN yang disiarkan Kompas TV, Senin (12/8/2019) malam, dielaborasi lebih jauh proses penelitian para siswi ini dan tanaman bajakah.

Nah, bajakah merupakan tanaman khas Kalimantan Tengah yang sudah lama dipakai sebagai penyembuh kanker secara turun-temurun oleh nenek moyang suku Dayak.

Guru pembimbing Karya Ilmiah Remaja SMA 2 Palangkaraya, Herlina, mengatakan, belum pernah ada penelitian ilmiah terhadap bajakah.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved