Milenial

Nasib NET TV di Era Netflix dan Akan Dihadapi Industri Televisi Secara Keseluruhan

Beberapa hari ini, jagat maya diresahkan dengan pemberitaan yang menyebut akan ada pemutusan hubungan massal (PHK) di NET TV.

Nasib NET TV di Era Netflix dan Akan Dihadapi Industri Televisi Secara Keseluruhan
iStock-Getty Images/mphillips007
Ilustrasi.Sejak awal Januari 2016 lalu, Netflix mulai menjual konten di Indonesia. 

Apa yang sebenarnya terjadi di televisi masa kini itu? Efisiensi karyawan Chief Operating Officer PT NET Mediatama Indonesia Azuan Syahril membenarkan pihaknya melakukan efisiensi terhadap sumber daya manusia.

Tapi bukan lewat PHK massal. Karyawan hanya "didorong" untuk mengundurkan diri, dijamin tanpa paksaan.

"Kami malah memberi penawaran kepada karyawan yang berniat mengundurkan diri. Kami akan beri benefit untuk mereka," kata Azuan kepada Kompas.com, Jumat (9/8/2019).

Bulan ini saja, sudah 20 lebih yang mengundurkan diri.

Biro NET di Semarang dan Surabaya sudah ditutup.

Padahal, kedua biro itu harusnya penting untuk kepentingan berita NET TV.

"Yang pasti kami efisiensi untuk langkah terhadap perusahaan intinya. Dan juga untuk berita, kami bisa dapatkan dari sumber-sumber, kami punya citizen journalism. Ya, sama lah kayak teman-teman di TV lain," ujar Azuan.

Ketika ditanya apakah efisiensi dilakukan karena keuangan NET memburuk, Azuan enggan menjawabnya.

Begitu pula soal kabar NET babak belur bersaing dengan televisi lainnya akibat rating yang jeblok.

Namun ia membenarkan efisiensi dilakukan untuk menjaga NET tetap ada di layar kaca.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved