Liga Indonesia

Pelatih Kelahiran Jakarta Ini Ingin Lini Belakang Persiba Balikpapan Jangan Lambat

Satia Bagdja maksud dari istilah tersebut pemain belakang harus berani build up dan jangan sampai kehilangan bola lawan Mitra Kukar.

Pelatih Kelahiran Jakarta Ini Ingin Lini Belakang Persiba Balikpapan Jangan Lambat
TribunKaltim.Co/Arif Fadilah
Tim Persiba Balikpapan saat latihan, Selasa (13/8/2019) pagi. Persiba Balikpapan akan menghadapi Mitra Kukar di laga terakhir putaran pertama wilayah timur Liga 2 2019, Kamis (13/8/2019) pukul 19.30 Wita di Stadion Batakan Balikpapan, Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Lini belakang Persiba Balikpapan, asal Kalimantan Timur, rupanya masih menjadi perhatian pelatih Persiba Balikpapan, Satia Bagdja, pria yang lahir di Jakarta ini.

Bahkan lini belakang juga bakal dirombak menjelang putaran kedua nanti di bursa transfer Liga 2 2019

Selama tiga pertandingan menukangi Persiba Balikpapan, Satia Bagdja mempunyai catatan terkait lini belakang. Komunikasi dengan penjaga gawang masih sangat kurang, selama ini kebobolan Persiba Balikpapan disebabkan kesalahan lini belakang.

"Selama ini kini kita kebobolan karena kesalahan lini belakang. Mereka kurang komunikasi dengan penjaga gawang. Selama saya pegang seperti itu, seperti lawan Biak dan Madura," ujar Satia Bagdja kepada Tribunkaltim.co, Selasa (13/8/2019).

Pemain lini belakang juga diminta untuk cepat mengambil keputusan.

Menjaga pertahanan menurutnya bukan hanya mengagalkan serangan lawan, melainkan juga turut membangun serangan sehingga bola mengalir ke lini tengah dengan mudah.

Bahkan ada istilah pertahanan paling terbaik itu adalah penyerangan.

Menurut Satia Bagdja maksud dari istilah tersebut pemain belakang harus berani build up dan jangan sampai kehilangan bola.

Selama ini pemain belakang kerap kehilangan bola dan membuat pelanggaran di area berbahaya.

"Artinya kita tidak boleh kehilangan bola. Kita dapat bola selama ini tidak bisa build up. Tidak bisa menyerang balik. Banyak membuat pelanggaran di area hotspot dekat kotak penalti, itu tidak boleh," kata Satia Bagdja, yang lahir di Jakarta ini.

Halaman
1234
Penulis: Arif Fadilah
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved