HUT ke 74 Kemerdekaan RI

Pemkab PPU: Semua Elemen Diimbau Pasang Bendera dan Umbul-Umbul Meriahkan HUT RI

Imbauan tersebut mengajak seluruh lapisan masyarakat memasang bendera merah putih maupun umbul-umbul.

Pemkab PPU: Semua Elemen Diimbau Pasang Bendera dan Umbul-Umbul Meriahkan HUT RI
TRIBUN KALTIM / HERIANI AM
Pertokoan dan Perkantoran di Wilayah Petung, Kecamatan Penajam, sebagian belum memasang bendera dan umbul-umbul H-4 HUT RI ke 74, Selasa (13/8/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Kepala Daerah Penajam Paser Utara (PPU) telah melayangkan surat edaran imbauan kepada empat Kecamatan di Kabupaten PPU, untuk memeriahkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 74 Republik Indonesia (RI).

Imbauan tersebut mengajak seluruh lapisan masyarakat memasang bendera merah putih maupun umbul-umbul.

Kabag Pemerintahan Setkab PPU, Sardi menjelaskan, sejak 1 Agustus 2019 lalu, Bupati PPU sudah menyurati 4 Camat, agar bisa ditindaklanjuti ke 54 Desa/Kelurahan.

Pelaksanaan rangkaian kegiatan mulai dari gotong royong, bersih-bersih, memasang bendera dan umbul-umbul, serta rangkaian kegiatan baik lomba maupun hiburan agar dilaksanakan Desa/Kelurahan.

"Di dalam rangkaian itu juga, Bupati sudah melayangkan surat untuk festival Gapura Cinta Negeri secara swadaya. Desa/Kelurahan yang membuat akan didokumentasikan lalu dikirim ke Kementerian untuk dilombakan," katanya, Selasa (13/8/2019).

Indikator penilaian Gapura Cinta Negeri adalah Kabupaten/Kota terbaik dengan partisipasi masyarakat tertinggi, dinilai indah, akan keluar sebagai juara.

Sepuluh besar juara akan diundang ke Istana Negara pada tanggal 17 Agustus 2019.

Namun, berdasarkan pantauannya, partisipasi masyarakat dalam pemasangan bendera dan umbul-umbul masih kurang, utamanya di sekitar jalan poros.

"Padahal, imbauan Pemkab PPU diteruskan, baik kepada instansi pemerintah, swasta maupun masyarakat umum, baik tertulis maupun lisan. Namun masyarakat sebagian belum mengindahkan sepenuhnya," katanya.

Tutur Sardi, masyarakat lapisan menengah kebawah terlihat lebih tanggap dan responsif.

Padahal imbauan ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat, baik pertokoan, tempat ibadah, perkantoran, dan lainnya.

"Dealer, pertokoan, maupun perkantoran ada yang belum melakukan pemasangan bendera merah putih dan umbul-umbul di pelataran mereka masing-masing. Padahal HUT Kemerdekaan semua wajib berpartisipasi," ungkapnya.

Diharapkan Sardi, seluruh masyarakat Benuo Taka dapat menjalankan imbauan tanpa disuruh dan dipantau.

"Karena sesungguhnya, kemerdekaan bangsa Indonesia adalah milik seluruh masyarakat, termasuk Kabupaten PPU," pungkasnya. (*)

Penulis: Heriani AM
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved