Perpres Mobil Listrik Sudah Ditandatangani Jokowi, Ini Kata Distributor Spare Part

Kendaraan roda empat, mobil listrik diperkirakan baru bisa teralisasi di Indonesia 10 tahun ke depan.

Perpres Mobil Listrik Sudah Ditandatangani Jokowi, Ini Kata Distributor Spare Part
The Guardian
Ilustrasi - mobil listrik. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA-Kendaraan roda empat, mobil listrik diperkirakan baru bisa teralisasi di Indonesia 10 tahun ke depan.

Padahal Peraturan Presiden (Perpres) tentang kendaraan listrik telah disetujui dengan ditandatanganinya oleh Presiden Indonesia, Joko Widodo.

Bahkan Jokowi  berharap dengan percepatan era elektrifikasi ini makin banyak kendaraan listrik yang berkeliaran di tanah air.

Susanto Liong, General Manager PT Berkat Otopart Indonesia selaku distributor tunggal AISIN dan ADVICS Aftermarket di Indonesia menanggapi hal tersebut seperti yang dilansir Tribunnews.Com.

"Kalau bagi saya mobil listrik di Indonesia paling 10 tahun lagi kali ya, masih jauh," ujarnya, Sabtu (10/8/2019).

 Untuk mobil listrik sendiri sebenarnya AISIN juga sudah menyediakan part-nya.

"Seperti rem, rem juga kami kan sudah develop, terus ada juga waterpump elektrik, dan silinder brake," tuturnya.

Memang untuk saat ini AISIN masih lebih berfokus kepada konvensional product seperti part kopling manual dan matik.

Pria yang akrab disapa dengan Santo mengklaim kalau untuk produk kopling dari AISIN nomor satu di Negara asalnya.

"Kami juga ada jual transmisi matiknya ya, untuk koplingnya sendiri AISIN produk nomor satu di Jepang, tutupnya.

Halaman
1234
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved