Sisa Lima Bulan, Abdulloh Optimis PAD Balikpapan Tercapai 100 Persen, Begini Alasannya

Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh mengaku optimistis target PAD Kota Balikpapan akhir tahun 2019 bakal tercapai 100 persen.

Sisa Lima Bulan, Abdulloh Optimis PAD  Balikpapan Tercapai 100 Persen, Begini Alasannya
TribunKaltim.CO/Zainul
Ketua DPRD Balikpapan, Abdulloh 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh mengaku optimistis target PAD Kota Balikpapan akhir tahun 2019 bakal tercapai 100  persen.

Meskipun sisa lima bulan lagi, politisi Golkar tersebut meyakini PAD Kota Balikpapan yang ditarget sebesar Rp 710 miliar itu akan tercapai.

Apalagi saat ini sudah memasuki triwulan ketiga tahun 2019, PAD yang terealisasi telah mencapai 75 persen dari seluruh sektor.

“75 persen itu dari seluruh sektor, mulai dari PBB, retribusi dan pajak lainnya. Insya Allah Desember akan terealisasi 100 persen,” katanya.

Ia mengatakan,  jika tidak tercapai target Rp 710 miliar tersebut, Dispenda (BPPRD) tidak akan mendapat upah pungut.

Sehingga mereka juga rugi dan  harus kerja keras. “2018 lalu PAD kita tercapai, 2019 juga harus tercapai, sebab kalau tidak mereka tidak mendapat upah pungut,” sambungnya.

Terkait permintaan penurunan pajak hiburan dan retribusi sebesar 60 persen, dirinya akan melakukan revisi dan mengundang semua stackholder yang berkepentingan di dalamnya.

“Wacana itu sudah lama, jika memang keberatan kita akan revisi. Jika nanti jadi diturunkan, semua harus mengikuti perda yang berlaku. Dari pada besar tapi masih kong kali kong, sama aja tetap rugi juga,” katanya

Abdulloh juga mengatakan APBD 2019 sebelum perubahan sebesar Rp 2,2 triliun, dan setelah perubahan naik menjadi 2,4 triliun. Kelebihan tersebut didapat dari pendapatan lain-lain yang sah,  termasuk pajak dan retribusi.

“Dispenda juga masih mengejar piutang pajak sebesar Rp 238 miliar, semoga di Desember nanti bisa masuk lagi minimal 30-40 miliar,” ujarnya.

Sementara itu, dalam nopen RAPBD P 2019 ini walikota menyampaikan Pendapatan Daerah turun 1,8 persen yakni dari semula Rp 2,46 triliun menjadi Rp 2,41 trilun.

Begitupula target PAD 2019 dari semula Rp 710 miliar direvisi menjadi Rp 688 miliar. mengalami penurunan Rp21 miliar lebih atau 3,04 persen.

“Penurunan ini didominasi oleh pajak daerah dan retribusi daerah, sedangkan pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan Lain-lain PAD yang sah mengalami kenaikan,” kata Rizal Effendi, Walikota Balikpapan. (*)

Baca Juga

Sidang Mediasi Lanjutan Soal Tumpahan Minyak di Balikpapan Gagal. Lanjut ke Sidang Pokok Perkara

Berikut Daftar Promo Agustusan di Hotel Kota Balikpapan, Ada Menu Buffett Harganya 74 ribu Nett

Catatkan Waktu Bermain 810 Menit Bersama Persiba Balikpapan, Ini Kesan Imam Mahmudi

3 Parpol Pendukung Jokowi-Maruf Ini Bakal Sodorkan Kandidat Sendiri, Bertarung di Pilwali Balikpapan

Pekan Ini, Astra Motor Balikpapan Ramaikan HUT ke-74 RI dengan Honda Genio Run

Penulis: Zainul
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved