Pemilu 2019

DPRD Mahulu Kalimantan Timur Hasil Pemilu 2019 Resmi Dilantik, Berikut Nama-namanya, Ada 20 Orang

Pemerintah daerah dan DPRD Mahulu bertanggung jawab terhadap keberhasilan pembangunan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Ini harapan Bupati.

DPRD Mahulu Kalimantan Timur Hasil Pemilu 2019 Resmi Dilantik, Berikut Nama-namanya, Ada 20 Orang
Tribun Kaltim/Budi Susilo
Bendera partai politik peserta pemilu bertebaran, menghiasi kawasan Dermaga Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (13/11/2018) siang. 

TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Proses pemilihan legislatif dalam Pemilu 2019 telah usai, kini mereka yang menjadi wakil rakyat dan melenggang ke parlemen dilantik. Satu halnya ini di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Mahakam Ulu atau DPRD Mahulu, Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur

Proses pelantikan anggota DPRD Mahulu sudah berlangsung, mereka yang dilantikan ini masa kepengurusan periode 2019 sampai 2024 pada Selasa (13/8/2019) malam. 

Kegiatan pelantikan anggota DPRD Mahulu ini sebanyak 20 orang. Seremonial ini pun dihadiri langsung oleh Ketua Pengadilan negeri Kutai Barat bernama Jemmy Tanjung Utama dan Wakil Bupati Y Juan Jenau, Sekda Yohanes Avun.

Tidak lupa juga Bupati Mahakam Ulu, Bonifasius Belawan Geh, yang datang membacakan amanat dari Gubernur Kaltim Isran Noor dalam pelantikan DPRD Mahulu ini. 

Saat membacakan sambutan, Bupati Mahakam Ulu berharap banyak, kinerja DPRD Mahulu semakin membaik punya peran penting dalam kemajuan daerah Mahakam Ulu

Mengutip dari Humas DPRD Mahulu, disebutkan Bupati Mahakam Ulu, yang membacakan pidato amanat Gubernur Isran Noor, mengharapkan sebanyak personel anggota DPRD Mahulu bisa menjadi mitra, sinergi antara pemerintah daerah dan provinsi Kalimantan Timur

“Karena dengan perkembangan demokrasi, espektasi masyarakat terhadap penyelenggaraan pemeritahan daerah juga semakin meningkat,” kata Bupati Mahakam Ulu.

Saat itu Bupati Mahakam Ulu pun menegaskan, zaman sekarang ini yang sudah banyak mengadopsi teknologi informasi tentu saja perlu pelayanan pemerintahan yang cepat, tepat, dan transparan demi sasaran mencapai kesejahteraan dan tericipta pelayanan publik yang prima serta memuaskan. 

“Pemerintah daerah dan DPRD Mahulu bertanggung jawab terhadap keberhasilan pembangunan penyelenggaraan pemerintahan daerah," tegasnya. 

Sehingga memberikan efek positif di tengah-tengah kehidupan masyarakat di Mahakam Ulu.

"Sangat diperlukan langkah koordinasi dan komunikasi antar legislatif dan eksekutif,” kata Bupati Mahakam Ulu.

Pelaksanaan pelantikan DPRD Mahulu ini diadakan di Lamin Adat Kampung Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur

Berikut Nama-nama DPRD Mahulu yang Menduduki Jabatan Periode 2019 sampai 2024:

1. Hendrikus Keling SE (Partai Gerindra),

2. Novita Bulan SE MBA (Partai Gerindra),

3. Weny SE (Partai Gerindra),

4. Milang Higang (Partai Gerindra),

5.Petrus Higang AMd Kep (Partai Gerindra),

6. Inggong Laing (Partai Gerindra),

7. Welibroldus Huvat SE (Partai Gerindra),

8.Devung Paran AMd Keb (Partai Gerindra),

9. Kerawing Lawing AMK(Partai Gerindra),

10. Luaq SKM (PDIP),

11.Tiopilus Hanye SAB MSi (PDIP),

12. Serlili SE (PDIP),

13. Vedelis Tekwan Kuway AMd (PDIP),

14. Martin Hat L ST MSi (PKB),

15. Jaang (PKB),

16. Uling SPd (PKB),

17. Dalmasius SH MH (Partai Golkar),

18. Bo Himang SE MSi (Partai Golkar),

19.A Kelawing Bayau SPd (Partai Demokrat),

20. Geh Luhat (Partai Demokrat).

Di tempat terpisah, kabar Kutai Timur atau Kutim. Ada 40 Anggota DPRD Kutim terpilih, baru hari ini Rabu (14/8/2019), diambil sumpah dan dilantik oleh Ketua Pengadilan Negeri Sangatta, Rahmat Sanjaya SH MH di ruang Sidang Utama, Gedung DPRD Kutim, Kalimantan Timur.

Sehari sebelumnya, Ketua DPRD kutim, H Mahyunadi SE M Si memimpin prosesi gladi bersih yang diikuti seluruh anggota DPRD Kutim terpilih.

Dari puluhan anggota DPRD Kutim terpilih itu, separuhnya merupakan wajah baru di legislatif.

“Alhamdulillah, SK anggota DPRD Kutim yang terpilih pada Pileg 2019 sudah terbit," tutur Sekretaris DPRD Kutim, Suroto.

Jadi, hari ini sudah bisa menggelar pelantikan.

Karena, kebetulan masa bakti anggota DPRD Kutim periode 2014 hingga 2019, juga habis pada 14 Agustus 2019.

"Sehingga agar tidak terjadi kekosongan, langsung dilantik pada hari habisnya masa bakti anggota DPRD Kutim yang lama,” ungkap Sekretaris DPRD Kutim, Drs Suroto M Si kepada Tribunkaltim.co

Persiapan sudah direncanakan jauh hari dan sudah 100 persen siap hari ini.

Tinggal pelaksanaannya saja.

Tepat pukul 10.00 Wita akan dimulai prosesi pelantikannya.

“Kami sudah sebarkan 1.000 undangan," ungkapnya.

Karena tempat terbatas, untuk beberapa undangan VIP seperti istri anggota DPRD Kutim dan pejabat di lingkungan Pemkab Kutai Timur.

Ini ditempatkan di ruang sidang utama.

Sebagian undangan bisa menempati balkon di lantai II.

"Selain itu ada juga kursi di teras Gedung DPRD untuk para tamu undangan,” kata Suroto.

Seperti diketahui, KPU Kutai Timur telah menggelar pleno penetapan anggota DPRD Kabupaten Kutim yang berhak duduk di parlemen, Minggu (4/8/2019) lalu.

Dari situ, tim Bagian Pemerintahan Setkab Kutim langsung mengurus permohonan SK ke Gubernur Kaltim.

Belum lama ini, kabar sebelumnya di Kutai Timur ini, 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutai Timur menggelar rapat pleno terbuka penetapan perolehan kursi dan calon terpilih anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur Pemilu tahun 2019.

Rapat pleno dipimpin Ketua KPU Kutim, Ulfa Jamilatul Farida dan dihadiri perwakilan seluruh partai politik di ruang Pelangi, Hotel Royal Victoria Sangatta, Senin (22/7/2019).

Dalam sambutannya, Ulfa mengatakan rapat pleno ini merupakan tahapan pamungkas dari rangkaian Pemilu 2019.

Setelah sebelumnya dimulai dengan tahapan pendaftaran, hingga pencoblosan dan penghitungan surat suara yang cukup memakan waktu dna energi.

"Pleno ini merupakan bagian dari proses yang harus dilalui. Dimulai dengan penghitungan jumlah kursi per daerah pemilihan hingga jumlah suara yang duduk di parlemen, berdasarkan perhitungan hasil Pemilu 2019. Untuk kemudian kita tetapkan sebagai calon terpilih untuk periode 2019-2024," ungkap Ulfa.

Hasilnya, Partai Persatuan Pembangunan menduduki posisi pertama dengan sembilan kursi, Partai Golkar posisi kedua dengan tujuh kursi, Partai Nasional Demokrat posisi ketiga dengan lima kursi,

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Demokrat masing-masing dengan empat kursi, Partai Gerakan Indonesia Raya dan Partai Amanat Nasional, masing-masing dengan tiga kursi,

Partai Berkarya dan Partai Keadilan Sejahtera, masing-masing dua kursi dan Partai Kebangkitan Bangsa yang memperoleh satu kursi.

Usai mendengarkan pembacaan hasil perolehan kursi, KPU Kutai Timur juga membacakan nama-nama calon legislatif yang lolos menduduki kursi parlemen Kutai Timur.

Dilanjutkan penandatanganan persetujuan atas hasil Pemilu 2019 yang dibacakan KPU Kutim oleh perwakilan Partai Politik yang hadir.(*)

Berikut daftar Calon Legislatif Kutim berikut jumlah suara yang diperoleh : 
Dapil I suara
David Rante S Th 3.609 
Drs Yusuf Silambi MM MBA 1.645
Marsidik 1.872
Sayid Anjas SE MM 1.798
Pitter Palinggi A Md 1.643
Jimmi ST 2.667
Ramadhani SH 3.548
Uce Prasetyo 2.521
Hepnie Armansyah S TP 1.968
Basti Sangga Langi 548
Yulianus Palangiran SE 2.355

Dapil 2 suara
Dr Novel Tyty Paembonan M Si 2.247
Yuli Sapang SE 1.387
Asti Mazar SE 3.163
Hasna SE 1.145
Arfan SE 1.485
Masdari Kidang 1.308
Hj Fitriyani 2.216
Joni S Sos 1.630
Asmawardi 765
H Andi Mappasereng 852

Dapil 3 suara
Drs H Sobirin Bagus MM 1.218
Yan S Pd SD 1.994
Siang Geah 1.483
Maswar SE 1.707
Arang Jau 1.580
Prayunita Utami A Md 1.350
Kajan Lahang 959
Anton Darmawan 2.469
Imam Turmudzi 2.361
Yosep Udau S Sos 876
Hason Ali 1.657

Dapil 4 suara
Faizal Rachman 1.474
Adi Sutianto DS 2.490
Kamsiah Rahman 2.059
Apansyah 2.578
Agusriansyah Ridwan S IP M Si 1.900
Muhammad Ali SH 1.506
Hj Unguria Riarinda Firgasih SH 2.017
Alfian Aswad 1.411 (*)

Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved