Gara-gara Sering Rewel, Seorang Ibu Muda di Boyolali Tega Aniaya Anak Kandungnya hingga Tewas

Sang ibu SW menganiaya korban F, anaknya sendiri dengan cara mencubit di beberapa bagian tubuh.

Gara-gara Sering Rewel, Seorang Ibu Muda di Boyolali Tega Aniaya Anak Kandungnya hingga Tewas
(KOMPAS.com/LABIB ZAMANI)
Rekonstruksi kasus ibu kandung aniaya anaknya sendiri hingga tewas di Dukuh Tanduk, Kecamatan Ampel, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (13/8/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO - Seorang ibu di Boyolali, Jawa Tengah tega menganiaya anak kandungnya hingga tewas.

Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Senin (8/7/2019) dan Selasa (9/7/2019) di Dukuh Tanduk, Kecamatan Ampel, Boyolali.

Pelaku SW (30) menganiaya korban F, anaknya sendiri dengan cara mencubit di beberapa bagian tubuh.

Penganiayaan berlanjut Rabu (10/7/2019) sekitar pukul 22.00 WIB sampai Kamis (11/7/2019) sekitar pukul 03.00 WIB.

Pelaku memukul perut, membenturkan kepala ke lemari dan mencakar punggung korban karena saat itu rewel.

"Setelah itu korban tidur dan pada pagi harinya bangun. Korban sempat sarapan bubur setelah itu korban tiduran. Namun sekitar pukul 11.00 WIB, korban tidak bangun dan pada saat diraba badannya dingin," terang Kasat Reskrim Polres Boyolali, Iptu Mulyanto.

Pelaku yang panik memberitahukan kepada tetangganya kalau anaknya sakit.

Warga yang datang ke rumah pelaku justru curiga korban meninggal secara tidak wajar.

Pada tubuh korban terdapat luka lebam kebiruan.

Pelaku dijerat Pasal 80 ayat (4) UU No 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak dan atau Pasal 44 ayat (3) UU No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga.

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved