Hadapi Badai Defisit, Ini Tips Gubernur Irianto Lambrie yang Bisa Diterapkan di Daerah

Kuncinya menurut Irianto Lambrie, adalah berkreasi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah.

Hadapi Badai Defisit, Ini Tips Gubernur Irianto Lambrie yang Bisa Diterapkan di Daerah
Tribunkaltim.co, M Arfan
Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lambrie. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Badai defisit anggaran pemerintah daerah tidak hanya dialami Pemprov Kalimantan Utara. Hal sama juga dialami pemerintah kabupaten/kota di Kalimantan Utara.

Lantas Pemprov Kalimantan Utara menurut Gubernur Irianto Lambrie masih bisa survive atau mempertahankan keseimbangan porsi belanja antar belaja langsung dan belanja tidak langsung.

Kuncinya menurut Irianto Lambrie,  adalah berkreasi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Kedua, ialah mendorong pemerintah untuk mengalokasikan dana APBN ke Kalimantan Utara.

Khusus poin pertama, perihal kreasi dalam rangka meningkatkan PAD, Irianto berharap semua kepala daerah di Kalimantan Utara mengarahkan organisasi perangkat daerahnya (OPD) melakukan upaya-upaya konkret.

"Kalau di kita Pemprov saya minta kepala-kepala dinas bersama Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) mencari peluang-peluang retribusi, lalu menyusun Raperdanya," kata Irianto kepada Tribunkaltim.co di gubernuran, Rabu (14/8/2019).

Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Dinas Perhubungan, Dinas Pertanian, Dinad PUPR, adalah beberapa OPD yang memiliki banyak potensi mendatangkan PAD.

"Termasuk BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah), mereka kan mengelola aset, yang bisa disewakan, yang bisa memberikan pendapatan," ujarnya.

Beberapa OPD sebutnya telah menyodorkan draft Raperda Retribusi di sektornya masing-masing.

"Kemudian nanti, kalau Perdanya sudah ditetapkan, kemudian disosialisasikan kemudian dibentuk semacam Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) atau tim yang memungutnya. Tetapi tetap dikoordinasikan BPPRD," ujarnya.

Pemkab/Pemkot sebutnya, juga harus membuka komunikasi dengan pemerintah (pusat) untuk mendorong APBN masuk ke daerahnya masing-masing.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved