Kabut Asap Melanda Wilayah Berau, Ibu Hamil Diimbau Kenakan Masker Saat Keluar Rumah

Totoh Hermanto menjelaskan, dampak buruk bagi kesehatan yang mungkin terjadi pada balita adalah ISPA.

Kabut Asap Melanda Wilayah Berau, Ibu Hamil Diimbau Kenakan Masker Saat Keluar Rumah
TRIBUN KALTIM / GEAFRY NECOLSEN
Selain BPBD, anggota TNI dan Polres Berau juga ditugaskan untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan. Kabut asap sudah menyelimuti sejak sepekan lalu. Meski tidak setebal kabut asap tahun 2015 lalu, Dinas Kesehatan Kabupaten Berau mengimbau masyarakat agar mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Maraknya kebakaran lahan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Berau, berdampak pada kabut asap yang menyelimuti wilayah ini.

Meski tidak sampai menganggu aktivitas penerbangan, karena jarak pandang antara 5 hingga 7 kilometer, namun kabut asap ini mengancam kesehatan masyarakat.

Risiko Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) menjadi ancaman serius.

Meski hingga kini penderita ISPA belum terlalu siginifikan, namun Kepala Dinas Kesehatan, Totoh Hermanto, mengingatkan masyarakat agar mewaspadai kabut asap, terutama bagi bayi dibawah usia lima tahun dan ibu hamil.

Totoh Hermanto menjelaskan, dampak buruk bagi kesehatan yang mungkin terjadi pada balita adalah ISPA.

Namun pada ibu hamil, menghirup kabut asap yang mengandung karbon sisa pembakaran, bisa memberikan dampak kesehatan jangka panjang.

“Memang dampak paling umum itu terserang ISPA, tapi dampak kabut asap ini bisa menjadi semakin serius jika terus-terusan dihirup, terutama bagi ibu-ibu yang sedang mengandung. Di dalam asap itu ada beberapa senyawa yang mungkin tidak langsung membahayakan, tapi bisa mengancam kesehatan dalam jangka panjang, termasuk risiko bayi yang dikandungnya,” jelas Totoh.

Saat dalam kandungan, bayi yang belum lahir memiliki organ tubuh yang belum berfungsi secara maksimal.

Meski kabut asap ini tidak separah tahun 2015 lalu, namun Totoh tetap menyarankan masyarakat, terutama ibu hamil untuk mengenakan masker saat berpergian ke luar rumah, atau mengurangi aktivitas di luar rumah, mengonsumsi makanan yang berserat serta vitamin serta air putih yang cukup.

“Ada baiknya apabila mencegah sebelum terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Ibu hamil, jangan menyepelekan kabut asap yang menyelimuti kota. Minimal menjaga kesehatan, agar pada saat melahirkan nanti berjalan lancar tanpa ada gangguan kesehatan,” ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved