Pembebasan Lahan Sungai Ampal Balikpapan Terkesan Jalan di Tempat, DPRD Minta Rampung Akhir 2019

“Kami berharap pembebasan lahan di DAS Ampal bisa tuntas tahun ini jangan lagi ditunda-tunda, karena sudah sangat meresahkan"

Pembebasan Lahan Sungai Ampal Balikpapan Terkesan Jalan di Tempat, DPRD Minta Rampung Akhir 2019
Tribunkaltim.co, Zainul
Daerah aliran sungai (DAS) sungai ampal yang bakal dinormalisasi Pemkot Balikpapan sebagai upaya mengatasi persoalan banjir di kota Balikpapan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Persoalan banjir yang kerap menghantui warga Kota Balikpapan saat hujan turun masih menjadi perbincangan hangat sekaligus sorotan oleh DPRD Balikpapan.

Salah satu yang terus disoroti adalah pembebasan lahan di kawasan Sungai Ampal yang hingga kini tak kunjung tuntas lantaran terbentur dengan berbagai persoalan termasuk persoalan anggaran.

Menyikapi hal ini, anggota DPRD Balikpapan Johny Ng meminta permasalahan banjir di kawasan MT Haryono harus segera dituntaskan sebelum memasuki tahun 2020 nanti. Jangan sampai pembebasan lahan tertunda lagi oleh persoalan yang sama.

“Kami berharap pembebasan lahan di DAS Ampal bisa tuntas tahun ini jangan lagi ditunda-tunda, karena sudah sangat meresahkan sekali." kata anggota DPRD Balikpapan Johny Ng (14/8)

Politisi partai berlambang pohon beringin itu juga meminta kepada tim pembebasan lahan di Sungai Ampal agar lebih selektif dalam melakukan proses pembebasan lahan.

"Terutama pada lahan yang tidak memiliki sertifikat. Jangan sampai di kemudian hari menimbulkan permasalahan baru," ujar anggota DPRD Balikpapan Johny Ng.

Ketua Wushu Balikpapan Johny NG
 Johny NG (tribun kaltim/ahmad bayasut)

Sebelumnya Pemkot Balikpapan menyiapkan anggaran normalisasi Sungai Ampal tersebut sebesar Rp 250 miliar. Namun saat masih dalam tahap pembebasan lahan.

Begitupun dengan fasum. Jika ada yang terkena pembebasan lahan, seperti bangunan sekolah, harus jelas juga sertifikatnya dan sudah ada lahan pengganti.

Selain itu, untuk mengatasi persoalan jangka pendek, daerah aliran sungai (DAS) sungai ampal diusulkan
pemasangan gorong-gorong raksasa, mulai depan PDAM Damai sampai simpang tiga Tugu Beruang Madu, Jalan Jenderal Sudirman-Jalan MT Haryono.

Daerah aliran sungai (DAS) sungai ampal yang bakal dinormalisasi Pemkot Balikpapan sebagai upaya mengatasi persoalan banjir di kota Balikpapan.
Daerah aliran sungai (DAS) sungai ampal yang bakal dinormalisasi Pemkot Balikpapan sebagai upaya mengatasi persoalan banjir di kota Balikpapan. (Tribunkaltim.co, Zainul)

Pasalnya kawasan tersebut saat turun hujan kerap kali mengalami banjir yang disinyalir akibat meluapnya air dari Sungai Ampal dan menyebabkan aktivitas warga terganggu.

Halaman
12
Penulis: Zainul
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved