HUT Ke 74 Kemerdekaan RI

Penderita Rematik di Balikpapan Meningkat, Ini Penyebabnya

Rumah Sakit dr. Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) mengadakan Seminar Kesehatan terkait penyakit Rematik

Penderita Rematik di Balikpapan Meningkat, Ini Penyebabnya
TribunKaltim.CO/Fachmi Rachman
Seminar Kesehatan tentang penyebab dan penanggulangan Penyakit Rematik yang diadakan di RSUD Balikpapan, Rabu (14/8/2019) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Memperingati perayaan HUT Kemerdekaan RI, Rumah Sakit dr. Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) mengadakan Seminar Kesehatan terkait penyakit Rematik dan dan SLE (Systemic Lupus Erythematosus) di Aula Sakura RSKD Jalan MT. Haryono, Balikpapan Utara, Rabu (14/8/2019).

Wadir Pelayanan Rumah Sakit dr. Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan dr. Achmad Zuhro Ma'ruf, Sp. BS mengatakan, dalam kegiatan ini peserta dari penderita rematik, tenaga kesehatan, LSM, maupun komunitas-komunitas yang terkait dengan penderita rematik, dan SLE (Systemic Lupus Erythematosus). SLE sendiri penyakit lupus yang sering terjadi.

"Dengan kegiatan ini kami ingin menyampaikan pesan, bahwa kita tahu penyakit ini adalah penyakit seumur hidup. Penyampaian kita pertama bagaimana kita mencegah untuk orang yang masih sehat," kata Achmad Zuhro Ma'ruf kepada Tribun Kaltim.

Selain itu, lanjut Wadir Pelayanan, kedua yang sudah sakit ini, bagaimana tidak menjadi tambah parah lagi, kalau tambah berat penyakitnya akan timbul kecacatan,

"Pastinya akan menggangu aktivitas," ungkapnya.

Achmad Zuhro Ma'ruf menambahkan, ketiga karena penyakit ini seumur hidup, diharapkan penderita supaya tidak bosan-bosan berobat, supaya penyakitnya tidak terlalu sering kambuh.

"Kalau kambuh timbulnya adalah kecacatan," kata Achmad Zuhro Ma'ruf.

Disampaikan Achmad Zuhro Ma'ruf, kegiatan seminar kesehatan ini setiap tahun sering diadakan oleh RSKD. "Untuk mengadakan seminar seperti ini, dalam hal rangka 17 Agustus peringatan HUT Kemerdekaan, dan HUT RSKD, serta bulan pelayanan prima untuk Rumah Sakit kita," katanya.

Menurut Achmad Zuhro Ma'ruf, dari informasi yang ada kasus rematik cukup banyak di RSKD. Trend penyakitnya meningkat, tapi tidak terlalu signifikan. Karena penyakitnya ini seumur hidup, namun sangat banyak.

Contohnya saat ini ada 100 kasus, bulan depan bisanl tambah 10 kasus, dan kasus yang lama pun tidak akan hilang.

Halaman
12
Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved