Berita Pemkab Penajam Paser Utara

Pintu Masuk Kabupaten PPU, Bupati Ingin Bangun Jalur Dua dan Pintu Gerbang di Desa Rintik

Kunjungan kerja di Desa Rintik ini yang terakhir di Kecamatan Babulu, karena sebelumnya telah melakukan kunjungan kerja di 9 desa.

Pintu Masuk Kabupaten PPU, Bupati Ingin Bangun Jalur Dua dan Pintu Gerbang di Desa Rintik
HUMASKAB PPU
Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas’ud (AGM) dan Wakil Bupati Hamdam melakukan kunjungan kerja di Desa Rintik, Kecamatan Babulu, Senin (12/8/2019). 

PENAJAM - Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas’ud (AGM) dan Wakil Bupati Hamdam,melakukan kunjungan kerja di Desa Rintik, Kecamatan Babulu, Senin (12/8/2019).

Kunjungan kerja di Desa Rintik merupakan kunjungan kerja terakhir di Kecamatan Babulu, karena sebelumnya telah melakukan kunjungan kerja di 9 desa.

Desa Rintik merupakan desa paling ujung wilayah selatan PPU yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Paser. Desa Rintik merupakan pintu gerbang masuk ke PPU atau keluar PPU. Untuk itu, Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud berencana untuk membangun pintu gerbang dan jalur dua di desa yang berbatasan dengan Kabupaten Paser.

“Kami ada rencana, karena desa ini paling ujung maka harus membuka dua jalur dan dibangun pintu gerbang yang bagus, mewah agar kelihatan daerah kita ini maju. Namun jangan sampai lupa penerangannya harus tetap menyala, percuma bagus begitu malam gelap, karena kami ingin siang terang malam juga terang biar hati warga Desa Rintik juga terang,” harap AGM.

Ia mengatakan, program AGM-Hamdam ada tiga diantara Infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan. Tahun pertama pemerintahan daerah bisa menjalankan program BPJS gratis bagi masyarakat PPU. Kemudian yang kedua adalah program seragam gratis.

Namun ia meminta maaf karena pembagian seragam gratis bagi siswa baru ini terlambat diberikan karena harus melalui proses.

“Selanjutnya jalan-jalan desa dan jalan kecamatan yang masih rusak, tolong dimaklumi karena kami memprioritaskan untuk membayar hutang di tahun pertama. Insyah Allah tahun depan jalannya akan mulus lengkap dengan penerangannya. Kalau sudah mulus lengkap dengan penerangannya saya berharap bisa dijaga,” harapnya.

Selain itu, AGM menegaskan juga akan menertibkan izin-izin termasuk dari provinsi. Bahkan ia akan mendiskusikan denganGubernur Kaltim terkait dengan penggunaan jalan, bila mereka membuat industry di PPU. Padahal bila jalan tersebut dilalui perusahaan dan akhirnya rusak, maka pemerintah daerah yang harus memperbaiki termasuk dimarahi warga,

“ Aturan tetap aturan kita harus memberikan pembelajaran yang baik terutama buat anak keturunan kita yang mau berusaha. Jadi jangan lagi bermain-main dan semaunya sendiri sehingga dampaknya bisa merugikan terutama buat masyarakat,” tegasnya.

Wakil Bupati Hamdam menghimbau kepada masyarakat untuk tertib administrasi dengan terdata pada Kantor Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Halaman
12
Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved