Ibu Kota Baru

Rencana Pemindahan Ibu Kota, Presiden Joko Widodo Umumkan Tempat Ibu Kota Baru RI di 16 Agustus Ini

Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu menyatakan bahwa informasi mengenai pemindahan ibu kota baru akan disampaikan pada Agustus 2019.

Rencana Pemindahan Ibu Kota, Presiden Joko Widodo Umumkan Tempat Ibu Kota Baru RI di 16 Agustus Ini
ISTANA PRESIDEN/AGUS SUPARTO
ILUSTRASI - Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Ibu Negara duduk santai berdua di titik pandang arah Danau Toba di The Kaldera yang terletak di Kabupaten Toba Samosir, Selasa (30/7/2019). 

Adapun skema tukar guling yang ditawarkan, pertama, dengan menyewakan gedung perkantoran kepada pihak kedua dengan tarif sesuai dengan kontrak yang ada.

Kedua, kerja sama pembentukan perusahaan yang didirikan oleh dua atau lebih entitas bisnis dalam rangka penyelenggaraan bisnis pada jangka waktu tertentu (joint venture).

Ketiga, menjual langsung gedung kantor yang dimiliki ke pengembang.

Keempat, sewa gedung dengan syarat pengembang mau berkontribusi dalam pembangunan ibu kota baru.

Sejauh ini belum jelas, provinsi mana yang akan dijadikan Ibu Kota Baru. Presiden Joko Widodo berjanji akan mengabarkan lokasi Ibu Kota Baru RI, provinsi mana yang akan dipilih nantinya, di Pulau Kalimantan. 

Calon kandidat lokasi Ibu Kota Baru yang menguat ialah Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Nah, andai Ibu Kota Indonesia di Kaltim, maka seperti ini kesediaan sumber airnya di Bukit Soeharto.

Hasil kajian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyebutkan satu kelemahan Kalimantan Timur sebagai calon ibukota negara pengganti Jakarta adalah ketersediaan sumberdaya air tanah yang rendah.

Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kencana, Samarinda, Nor Wahid Hasyim punya analisa lain bagaimana memenuhi kebutuhan 1,5 juta penduduk di Ibu Kota Baru nantinya secara bertahap. Ini pun jika Ibu Kota Indonesia di Kaltim.

Dalam kajian Bappenas menyebutkan, Ibu Kota Baru nantinya bakal dihuni setidaknya 1,5 juta penduduk eksodus bertahap dari DKI Jakarta selama beberapa tahun.

Mereka adalah aparatur sipil negara, pejabat, politisi, TNI/Polri berserta keluarganya.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved