Begini Motif WW Paksa Istri, Dari Kejadian Masa Lalu Hingga Ingin Punya Keturunan

WW (36), mengakui kejahatan yang dilakukan pada Istrinya, W (29) Saat ditanya motif dibalik perbuatannya, ia mengaku ingin memiliki keturunan

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM -  WW (36), mengakui kejahatan yang dilakukan pada Istrinya, W (29) dihadapan awak media. Saat ditanya motif dibalik perbuatannya, ia mengaku ingin memiliki keturunan.

Setelah 9 tahun membina rumah tangga, WW mengaku ingin memiliki keturunan. Namun niat mulia tersebut, dilakukan dengan cara yang salah. Ia mengajak teman kerjanya, RR, setelah sebelumnya sempat bercanda perihal posisi saat berhubungan intim.

Wahyu juga menampik keterangan istrinya yang mengaku diancam dibunuh. Ia mengaku hanya mengancam tidak memperbolehkan istri menemui keluarganya.

"Pertamanya, aku bercanda aja sama RR soal posisiku sama istri saat berhubungan. Terus kubilang, kamu maukah? Dan terjadilah," akunya.

Wahyu tidak merasa cemburu sedikit pun. Ia bahkan mengaku sedang menyaksikan hubungan istri dan temannya.

"Birahi saya naik, lihat dua-duanya," tambahnya.

Hubungan RR dan korban, berlangsung sejak Desember 2018 dan dilakukan 30 kali. Parahnya, kejadian tersebut diakuinya sering dilakukan dua kali dalam satu minggu.

Pelaku dan kedua temannya, tinggal di sebuah mess milik salah satu perusahaan swasta, tempat mereka bekerja. Kedua teman pelaku pun  sudah berkeluarga.

"Aku yang panggil RR ke rumah. Kalau A (pelaku lain), baru sekali awal Agustus ini, aku yang jemput dia, dan setelahnya (hubungan intim) minta uang sebagai bentuk kesepakatan, saya kasih Rp 50.000," tambahnya.

Saat ditanya, apakah WW memiliki kecenderungan kelainan seksual, mengingat ia mengaku senang menonton istri dan teman dekatnya, ia kemudian menceritakan kejadian yang ia alami saat remaja, ketika ia dirudapaksa oleh pria asing.

Halaman
1234
Penulis: Heriani AM
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved