Kepala Balai Rehabilitasi BNN Berbagi Cerita 'Meluluskan' Pecandu, Ada Juga yang Kabur 

Hingga Kamis (15/8/2019) hari ini, klien yang masih menjalani perawatan sebanyak 93 orang, dari jumlah awal sebanyak 199 klien.

Kepala Balai Rehabilitasi BNN Berbagi Cerita 'Meluluskan' Pecandu, Ada Juga yang Kabur 
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER DESMAWANGGA
Kepala Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah, Bina Ampera Bukit menjelaskan mengenai program rehabilitasi bagi para pecandu narkoba, Kamis (15/8/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Bukan perkara mudah merawat para pecandu untuk tidak lagi terjebak ketergantungan terhadap narkoba.

Selama balai rehabilitasi BNN Tanah Merah beroperasi di Samarinda pada November 2013 lalu, telah terdapat banyak pecandu yang dinyatakan "lulus".

Tahun ini, balah rehabilitasi menargetkan dapat merawat 200 klien.

Hingga Kamis (15/8/2019) hari ini, klien yang masih menjalani perawatan sebanyak 93 orang, dari jumlah awal sebanyak 199 klien.

Perawatan di balai rehabilitasi paling cepat dapat keluar selama tiga bulan, dan maksimal enam bulan.

Semua keperluan perawatan ditanggung oleh Pemerintah alias gratis.

Kepala Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah, Bina Ampera Bukit, menerangkan, balai rehabiltasi yang telah dipimpinnya selama kurang lebih setahunan itu, menerapkan konsep keluarga dalam pembinaan maupun perawatan terhadap klien.

Klian yang masuk di balai rehabilitasi tidak hanya dirawat untuk terlepas dari ketergantungan narkoba, namun juga dibina agar dapat kembali ke masyarakat, serta tidak lagi kembali ketergantungan.

"Konsep yang diterapkan yakni kekeluargaan. Peran dalam keluarga dikembalikan, jadi seperti rumah. Kita lakukan individual treatment disesuaikan dengan kebutuhan seseorang sesuai dengan program yang kami terapkan," ucapnya, Kamis (15/8/2019).

Di balai rehabilitasi, kebanyakan yang dirawat berusia produktif, namun termuda yang dirawat berusia 15 tahun, dan tertua 52 tahun, dengan beragam latar belakang pekerjaan.

Halaman
1234
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved