Kebakaran Kilang Pertamina Balikpapan

Legislator Balikpapan Ini Sebut Pertamina 'Kecolongan' Soal Kebakaran Pipa di Kilang Minyak

Insiden terbakarnya pipa di area kilang Pertamina Balikpapan menuai respon banyak pihak, termasuk legislator Kota Balikpapan

Legislator Balikpapan Ini Sebut Pertamina 'Kecolongan' Soal Kebakaran Pipa di Kilang Minyak
Tribunkaltim.co, Zainul
Wakil ketua DPRD kota Balikpapan, Sabaruddin Panrecalle

Tapi ucap dia, tak berselang lima menit kemudian, api kembali menyala dan lebih besar sehingga kembali membuat warga sekitar area kilang dekat pintu V Pertamina, Balikpapan menjadi panik.

"Gak ada suara ledakan, saya lihat langsung asap dan api saja," ujarnya.

Kebakaran terjadi di proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Pertamina Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada Kamis (15/8/2019) pagi.
Kebakaran terjadi di proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Pertamina Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada Kamis (15/8/2019) pagi. (Tribunkaltim.co/fachmi rachman)

Ia menjelaskan, seminggu yang lalu dirinya sempat diberi himbauan dari Pertamina melalui kelurahan bahwa sewaktu-waktu akan ada pembuangan kotoran atau limbah, sehingga masyarakat diminta tidak panik.

"Tapi tetap saja kita panik, karena berdekatan dengan kilang," ujarnya.

Dirinya juga mengatakan, berdasarkan pengakuan anaknya yang juga bekerja di Pertamina, diberitahu bahwa di area tersebut sempat ada pipa yang bocor.

Pasalnya, jika hanya pembersihan hanya mengeluarkan suara dan asap saja ,tidak sampai mengeluarkan api yang besar.

"Kalau kata anakku yang kemarin kerja di situ memang sempat ada pipa yang bocor," tutur Suharto.

Ia menambahkan, kejadian seperti tersebut bukan kali pertama terjadi di areal Pertamina, peristiwa kebakaran di area Pertamina ini sudah beberapa kali terjadi.

"Kalau begini ini sering terjadi mas, khawatir sih, tapi karena seringnya terjadi maka kita gak terlalu panik. Kalau sedang pembersihan suaranya dan asapnya bisa lebih besar lagi dari ini. Tapi yang ini sampai mengeluarkan api besar sih," terangnya.

Terpisah, salah seorang warga RT. 39 Pandan Arum, Kelurhaan Karang Jati, Muhidin (40) mengatakan, dirinya tidak mengetahui detik-detik terjadinya kebakaran di area pertamina tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved