Ibu Kota Baru

Peneliti Bukit Soeharto akan Rapat Pengayaan Ibu Kota Baru tuk Presentasi Gubernur Kaltim Isran Noor

Intinya, kata dia, diundang oleh Bappeda Kalimantan Timur untuk rapat kesiapan Kalimantan Timur menjadi Ibu Kota Baru.

Peneliti Bukit Soeharto akan Rapat Pengayaan Ibu Kota Baru tuk Presentasi Gubernur Kaltim Isran Noor
Kolase Tribunkaltim.co
Rustam Fahmy, peneliti Bukit Soeharto dan dosen Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman. Gambar foto kanan alam raya Bukit Soeharto, Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Teka-teki keberadaan lokasi persis Ibu Kota Baru Republik Indonesia sejauh ini pun masih misterius, belum ada jawaban spesifik lokasi persis provinsi yang dijadikan Ibu Kota Baru.

Belakangan Presiden Joko Widodo hanya sampaikan kepastian pemindahan ibu kota Indonesia akan ke Pulau Kalimantan, tindaklanjut pengumuman provinsi masih belum terbaca secara spesifik.

Sejauh ini masih samar-samar provinsi mana yang jadi Ibu Kota Baru.

Mengenai kandidat tempat calon Ibu Kota Baru tuk di Kalimantan Timur, kabarnya sejauh ini masih ada pengumpulan data mengenai kelayakan jadi lokasi Ibu Kota Baru.

Belakangan ini sudah banyak yang mengandaikan Ibu Kota Indonesia di Kaltim.

Informasi yang diperoleh dari Tribunkaltim.co, seorang peneliti Bukit Soharto dikabarkan pada Jumat 16 Agustus menghadap ke Bappeda Kalimantan Timur.

Dia adalah Rustam Fahmy, yang telah puluhan tahun bergelut mendalami Bukit Soeharto, Kalimantan Timur.

Perlu diketahui, Bukit Soeharto sendiri masuk dalam radar sebagai bagian calon Ibu Kota Baru, Indonesia.

Tentu saja jika Ibu Kota Indonesia di Kaltim, dua kemungkinan entah itu di Bukit Soeharto atau di Sotek Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Kali ini Rustam mengungkapkan, dipanggil kembali oleh Bappeda Kalimantan Timur.

Halaman
1234
Penulis: Budi Susilo
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved