Ibu Kota Baru

BREAKING NEWS Pengumuman Lokasi Ibu Kota Baru oleh Presiden Joko Widodo Batal

Sudah dipastikan, hari ini pengumuman soal lokasi perpindahan ibukota negara batal dilakukan oleh Presiden Joko Widodo.

BREAKING NEWS Pengumuman Lokasi Ibu Kota Baru oleh Presiden Joko Widodo Batal
TribunKaltim.Co/Purnomo Susanto
Suasana rapat tertutup penyiapan paparan Gubernur Kaltim pada dialog nasional pemindahan ibukota negara di Kaltim, pada Jumat (16/8/2019), pukul 09.40 Wita, di Ruang Propeda, lantai II kantor Bappeda Kaltim, Jalan Kusuma Bangsa, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Batalnya pengumuman oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi, soal lokasi pemindahan ibu kota negara batal dilaksanakan hari ini, Jumat (16/8/2019), di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, menjadi pembuka pernyataan dari Bappeda Kaltim.

Pengamatan Tribunkaltim.co hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Prasarana Wilayah Badan Perencanaan dan Pembangunan atau Bappeda Kaltim, Yusliando.

In disampaikan di rapat tertutup penyiapan paparan Gubernur Kaltim Isran Noor pada dialog nasional pemindahan ibu kota negara.

Kegiatan rapat ini dilaksanakan, di Ruang Propeda, lantai II kantor Bappeda Kaltim, Jalan Kusuma Bangsa, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Rapat juga dihadiri oleh beberapa akademisi Universitas Mulawarman, yakni dosen Fakultas Kehutanan yang juga peneliti Taman Hutan Raya Bukit Soeharto, Rustam Fahmy SHut, dosen Fakultas Ekonomi Dr Aji Sofyan Efendi SE.

Terlihat pula, Ketua Tim Gubernur Untuk Pengawalan Percepatan Pembangunan (TGUP3) Provinsi Kalimantan Timur, Adi Buhari beserta anggota, Zairin Zain yang juga mantan Kepala Bappeda Kaltim.

“Sudah dipastikan, hari ini pengumuman soal lokasi perpindahan ibukota negara batal dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. Kemungkinan ya tanggal 21 atau 22 Agustus nanti,” ujar Yusliando kala membuka rapat tertutup tersebut.

Sebelum awak Tribunkaltim.co diminta keluar oleh Yusliando, karena rapat bersifat tertutup dan hanya boleh dihadiri para undangan.

Sempat tersampaikan olehnya, harapan Gubernur Kaltim Isran Noor agar peserta rapat tertutup tersebut menyiapkan paparan Gubernur Kaltim Isran Noor secara padat dan jelas.

“Harapan Pak Gubernur, pada pemaparan materi yang diaampaikannya nanti itu hanya beriaikan maksimal 6 slide saja. Tidak banyak-banyak. Jadi, nanti materi yang mengulang-ngulang itu dibuang saja,” ujarnya mengarahkan peserta rapat penyiapan materi Gubernur Kaltim Isran Noor.

Halaman
1234
Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved