Breaking News

BREAKING NEWS - Tanah Mengeluarkan Api, Warga Takut Tragedi Lumpur Lapindo Melanda Tempat Mereka

Iya terendam banjir kan, tapi saya kira karena terendam air pasti lubangnya tertutup. Tapi malah nambah lubangnya, sampai 12 lubang sekarang

BREAKING NEWS - Tanah Mengeluarkan Api, Warga Takut Tragedi Lumpur Lapindo Melanda Tempat Mereka
TRIBUNKALTIM.CO/CAHYO WICAKSONO PUTRO
Ketua Rt 35 Endang Supriati saat menunjukkan tanah yang berlubang dan mengeluarkan api, yang berada di sekitaran tempat tinggalnya, Jumat (16/8/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sejak hari pertama lebaran Idul Fitri, yang terlaksana pada 6 Juni 2019 lalu, sebuah tanah lapang, yang berada di Jalan DI Panjaitan, Gang Sejahtera Indah II, RT 35, Kelurahan Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang, mengejutkan warga karena mengeluarkan api.

Endang Supriati Ketua RT 35 mengatakan, lubang yang mulai mengeluarkan api tersebut muncul saat beberapa anak melakukan aktifitas dengan membuat api unggun.

Namun api yang menyala dari lubang pertama tidak bertahan lama, dan sempat padam ketika banjir melanda Kota Samarinda pada 6 Juni lalu. Tetapi bukannya tertutup oleh air yang merendam wilayah tersebut, bahkan membuat lubang lainnya muncul, dan mengeluarkan gelembung yang berbau minyak. 

"Saya mulai April 2004 baru pindah ke sini. Tapi belum terjadi apa-apa. Nah pas beberapa anak disini, di Bulan Mei 2019 main-main di sekitaran sini, sambil membuat api, ternyata api terus menyala dari bawah tanah," ujarnya saat ditemui di lokasi timbulnya lubang gas, Jumat (16/8/2019).

Endang Supriati Ketua RT 35 mengatakan, lubang lainnya muncul, pada saat banjir melanda Samarinda, di hari pertama Idul Fitri 2019 lalu, yang sebelumnya hanya berjumlah satu lubang, bertambah banyak hingga memunculkan 11 lubang lainnya.

Ketua Rt 35 Endang Supriati saat menunjukkan tanah yang berlubang dan mengeluarkan api, yang berada di sekitaran tempat tinggalnya, Jumat (16/8/2019).
Ketua Rt 35 Endang Supriati saat menunjukkan tanah yang berlubang dan mengeluarkan api, yang berada di sekitaran tempat tinggalnya, Jumat (16/8/2019). (TRIBUNKALTIM.CO/CAHYO WICAKSONO PUTRO)

"Iya terendam banjir kan, tapi saya kira karena terendam air pasti lubangnya tertutup. Tapi malah nambah lubangnya, sampai 12 lubang sekarang. Tapi yang terus mengeluarkan api hanya satu lubang saja," ungkap Endang Supriati Ketua RT 35.

Ketua Rt 35 Endang Supriati saat menunjukkan tanah yang berlubang dan mengeluarkan api, yang berada di sekitaran tempat tinggalnya, Jumat (16/8/2019).
Ketua Rt 35 Endang Supriati saat menunjukkan tanah yang berlubang dan mengeluarkan api, yang berada di sekitaran tempat tinggalnya, Jumat (16/8/2019). (TRIBUNKALTIM.CO/CAHYO WICAKSONO PUTRO)

Ketika disinggung soal tanggapan warga saat mengetahui kondisi tanah di sekitaran rumahnya yang mengeluakan api. Endang Supriati Ketua RT 35 mengaku sempat takut, karena khawatir akan terjadi bencana seperti lumpur lapindo, karena adanya kandungan zat metana, hingga membuat beberapa kampung tertimbun lumpur.

Ketua Rt 35 Endang Supriati saat menunjukkan tanah yang berlubang dan mengeluarkan api, yang berada di sekitaran tempat tinggalnya, Jumat (16/8/2019).
Ketua Rt 35 Endang Supriati saat menunjukkan tanah yang berlubang dan mengeluarkan api, yang berada di sekitaran tempat tinggalnya, Jumat (16/8/2019). (TRIBUNKALTIM.CO/CAHYO WICAKSONO PUTRO)

"Takut kejadian seperti lumpur lapindo, yang sampai menimbun satu desa itu. Makanya saya hubungi pak Lurah dan beberapa petugas, untuk mengecek kejadian ini," tutur Endang Supriati Ketua RT 35. (m07)

Baca Juga;

Ibu Kota tak Keluar dari Jakarta, Presiden Joko Widodo Khawatir Ketimpangan Bakal Semakin Parah

MotoGP Britania 2019, Ingin Kalahkan Marc Marquez, Andrea Dovizioso Minta Ducati Lakukan Ini

Pekan Depan Gubernur Kaltim Isran Noor Paparan Rencana Lokasi Ibu Kota Baru, Banyak Beberkan Peta

Penulis: Cahyo Wicaksono Putro
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved