Mengkaji Kelayakan Waduk Benanga Lempake Kota Samarinda Beralih Fungsi jadi Lokasi Wisata Baru

Polnes Samarinda yang telah melakukan kajian mendalam mengenai potensi wisata di Waduk Benanga tersebut.

Mengkaji Kelayakan Waduk Benanga Lempake Kota Samarinda Beralih Fungsi jadi Lokasi Wisata Baru
TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP
Sejumlah warga dan pengunjung berada di waduk Benanga Jalan Joyo Mulyo Kelurahan Joyo Mulyo Lempake,Samarinda Utara,Minggu (7/12/2014). 

TRIBUNKALTIM.COSAMARINDA - Pemerintah Kota Samarinda, Kalimantan Timur melalui Balitbangda kini sedang mengkaji Bendungan Benanga, Lempake, Kota Samarinda yang berpotensi menjadi destinasi kawasan wisata baru, di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Pemerintah Kota Samarinda yang bekerjasama dengan Kampus Politeknik Negeri Samarinda, dalam pembahasan kajian penentuan lokasi wisata dengan harapan dapat mencakup masukan dari masing-masing OPD di pemkot Kota Samarinda.

Terkait potensi wisata Bendungan Benanga Lempake, yang sejak beberapa waktu belakangan banyak dikunjungi masyarakat yang datang, baik dari luar Kelurahan Lempake maupun warga sekitar.

Hal itulah yang menjadi dasar Pemkot Samarinda menarik kesimpulan untuk memutuskan Waduk Benanga Samarinda itu, yang dianggap menjadi daya tarik masyarakat sebagai lokasi wisata baru.

Asisten III Pemkot Samarinda, Ali Fitri Noor menyebut, langkah yang lakukan oleh Balitbangda bersama Polnes Samarinda yang telah melakukan kajian mendalam mengenai potensi wisata di Waduk Benanga tersebut.

Apalagi saat ini, pemkot diketahui sedang fokus dalam membangun bidang pariwisata, untuk menjadi penggerak ekonomi yang bisa diharapkan oleh Pemerintah.

“Pembahasan hari ini, sebenarnya sudah sempat kami usulkan ke Pak Wali, untuk beralih ke sektor pariwisata, karena Kota Samarinda akrab jiga disebut sebagai kota jasa. Hal itu saya pikir bisa bersinergi dengan pariwisata," ungkap Ali, Jumat (16/8/2019).

"Kan kalau kita beralih, bisa menambah pendapatan daerah untuk membantu meningkatkan PAD, yang sebelumnya, hanya memanfaatkan dari pajak parkir dan kendaraan saja, sementara ada sektor lain yang sebenarnya bisa dimanfaatkan. Dari situlah, timbulnya pola pikir untuk memulai diwilayah pariwisata ,” tanbahnya menjelaskan.

Ali menilai, jika sektor pariwisata bisa bangkit, dan banyak memberikan dampak positif khususnya bagi kemaslahatan masyarakat.

“Ya setidaknya masyarakat juga tirut merasakan hasil dari sektor pariwisata ini. Secara tidak langsung, itu akan mengajak masyarakat untuk taat bayar pajak, setelah mengetahui hal apa saja yang harus dihadapi pemerintah, dalam mengembangkan pembangunan pendapatan daerah, khususnya di Kota Samarinda," tutupnya.

Halaman
123
Penulis: Cahyo Wicaksono Putro
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved