4 Fakta Adian Napitupulu Diisukan jadi Menteri, Ada Permintaan Ganti Jaket Kulit jadi Kemeja Putih

Nama anggota Komisi VII DPR Adian Napitupulu belakangan mendadak jadi pembicaraan, bahkan jadi trending di jagat twitter.

4 Fakta Adian Napitupulu Diisukan jadi Menteri, Ada Permintaan Ganti Jaket Kulit jadi Kemeja Putih
KOMPAS.com
Anggota DPR terpilih Adian Napitupulu (tengah) melayani wawancara dengan wartawan jelang pelantikan anggota DPR RI di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (1/10/2014). 

Adian Napitupulu yang hadir dengan jaket kulit hitam langsung tegas menjawab tegas tidak mau. "Gak," kata Adian Napitupulu singkat.

Menurut Adian, jadi menteri di zaman Jokowi capeknya luar biasa. "Gua berpikiri tugas gua jaga di DPR untuk lima tahun ke depan," kata Adian Napitupulu.

Baca juga : 

Soal Buku Berbau Komunis, Adian Napitupulu dan Masinton Kompak Tolak Razia, Tak Tahu Baik dan Buruk

Politikus dan Artis Populer Lolos DPR RI di Jabar V, Raihan Fadly Zon Kalahkan Adian Napitupulu

3. Sosok Menteri Pemberani yang Dibutuhkan Jokowi

Ketua Forum Jurnalis Jakarta Ahmad Yuslizar pernah mengatakan bahwa pada periode kedua pemerintahannya, Jokowi butuh pembantu yang berani.

Ia menilai Adian Napitupulu dan Wahyu Trenggono adalah figur calon menteri berani yang dibutuhkan Jokowi.

Jika Adian aktivis dan anggota DPR, Wahyu Trenggono Sakti adalah seorang pengusaha.

"Minggu lalu, Jokowi mengutarakan niatnya utk mengisi kabinetnya dengan figur menteri berani. Nah, Adian dan Trenggono adalah 2 figur yang punya rekam jejak pemberani."

Adian yang puluhan tahun menjadi aktivis dan selalu konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat.

Karena keberaniannya ia menjadi aktivis yang ditarget penguasa kala itu.

Meskipun keberanian dalam konteks yang berbeda, Wahyu Trenggono dinilai sosok pemberani di bidangnya. Siapapun tau kesulitan pembangunan tower-tower di era tahun 90 an, Trenggono berani melakukannya.

4. Muncul di Daftar Nama Menteri Kabinet Jokowi

Daftar nama-nama menteri Kabinet Kerja Jilid II pun beberapa kali beredar di medsos.

Yang terakhir diklaim diputuskan Presiden Jokowi di Istana Bogor pada Minggu (4/8/2019) lalu.

Dalam selembar kertas tersebut, tertulis Risalah Rapat Pengangkatan Menteri Pembantu Presiden Dalam Kabinet Kerja Jilid ll Periode 2019-2024.

Di antara nama-nama yang beredar itu, ada pula nama Adian Napitupulu sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang.

Berikut ini susunan kabinet Jokowi-Maruf Amin yang beredar di medsos tersebut:

Presiden: Joko Widodo

Wakil Presiden: Maruf Amin

Menteri Kabinet

Menteri Sekretaris Negara: Pramono Anung Wibowo

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional: Hendrawan Supratikno

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman: Susi Pudjiastuti

Menteri Perhubungan: Rusdi Kirana

Menteri Kelautan dan Perikanan: Agus Suherman

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Faisal Basri

Menteri Pariwisata: Triawan Munaf

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan: Ryamizard Ryacudu

Menteri Dalam Negeri: Ganjar Pranowo

Menteri Luar Negeri: Dino Patti Djalal

Menteri Pertahanan: Andi Widjajanto

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia: Mahfud MD

Menteri Komunikasi dan Informatika: Semuel Abrijani Pangerapan

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Heru Budi Hartono

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Rini Soemarno

Menteri Keuangan: Muhammad Chatib Basri

Menteri BUMN: Ririel Ardiansyah

Menteri Koperasi dan UKM: Eva Kusuma Sundari

Menteri Perindustrian: Bahlil Lahadalia

Menteri Perdagangan: Fadli Zon

Menteri Pertanian: Spudnik Sujono Kamino

Menteri Ketenagakerjaan: Muhammad Hanif Dhakiri

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadi Muljono

Menteri Lingkungan Hidup dan Perikanan: Tsamara Amany Alatas

Menteri Agraria dan Tata Ruang: Adian Napitupulu

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Yudi Latief

Menteri Agama: Komaruddin Hidayat

Menteri Kesehatan: Daeng M Faqih

Menteri Sosial: Agus Harimurti Yudhoyono

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Najwa Shihab

Menteri Pendidikan Nasional: Syawal Gultom

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi: Kadarsah Suryadi

Menteri Pemuda Dan Olahraga: Erick Thohir

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Budiman Sudjatmiko

Pejabat Setingkat Menteri

Jaksa Agung: Todung Mulya Lubis

Panglima TNI: Jenderal Andika Perkasa

Kapolri: Jenderal Mohammad Tito Karnavian

Sekretaris Kabinet: Johan Budi SP

Kepala Negara Pemerintah Non Kementerian

Kepala Badan Intelijen Negara: Budi Gunawan

Kepala Badan Penanaman Modal: Thomas Trikasih Lembong

Kepala Badan Ekonomi Kreatif: Addie Muljadi Sumaatmadja

Kepala Lembaga Non Struktural

Kepala Staf Kepresidenan: Diaz Hendropriyono.

Siapa sebenarnya Adian Napitupulu?

Pria ini bernama lengkap Adian Yunus Yusak Napitupulu.

Dia lahir di Manado, 9 Januari 1971.

Adian merupakan seorang politikus dan aktivis yang saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mewakili daerah pemilihan Jawa Barat V (Kabupaten Bogor) sejak 2014.

Melansir wikipedia, dia merupakan anak dari pasangan Ishak Parluhutan Napitupulu dan Soeparti Esther. Ayahnya merupakan seorang pegawai negeri sipil di Kejaksaan Republik Indonesia.

Ishak pernah menjadi Kepala Kejaksaan Negeri di sejumlah kota, di antaranya di Kotamobagu, Barabai dan Kupang. Adian kecil pun ikut orang tuanya yang selalu berpindah tugas ke beberapa kota tersebut. Ayahnya wafat pada 1981 ketika ia bekerja di Kejaksaan Agung di Jakarta.

Adian menyelesaikan sekolah di SDN 01 Ciganjur, Jakarta dari 1979-1985, di SMP Negeri 166 Jakarta dari 1985-1988, SMA Negeri 55 Jakarta dan tamat pada 1991.

Ia kemudian melanjutkan pendidikannya di Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia pada 1991. Gelar S-1 alias sarjana baru diperolehnya pada 2007 atau 26 tahun kemudian.

Gelar sarjana baru diperoleh Adian Napitupulu setelah 26 tahun. Itu lantaran berbagai macam kegiatan dan aktivitas yang digelutinya.

(*)

Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved