HUT ke 74 Kemerdekaan RI

Bikin Bangga, Putra Daerah Penajam Ini Jadi Pengibar Bendera di Sudan, Afrika Utara

Muhammad Burhanuddin Rabbani, putra daerah Penajam Paser Utara (PPU) kelahiran Gunung Intan, Babulu, menjadi pasukan pengibar bendera di Sudan

Bikin Bangga, Putra Daerah Penajam Ini Jadi Pengibar Bendera di Sudan, Afrika Utara
Ho / dok pribadi
Muhammad Burhanuddin Rabbani menerima bendera dari Mayor Penerbang David Moningka (UNAMID) dikibarkan. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Muhammad Burhanuddin Rabbani, putra daerah Penajam Paser Utara (PPU) kelahiran Gunung Intan, Babulu, 20 April 1999 silam, tak mampu membendung rasa bahagia.

Pasalnya, Muhammad Burhanuddin Rabbani diberi amanah untuk menjadi pasukan pengibar bendera pusaka duplikat Merah Putih di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Khortoum, Sudan, Afrika Utara, pada peringatan HUT ke 74 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2019.

//

Lahir dari Putra pasangan Suparyono dan Mujiati, Muhammad Burhanuddin Rabbani tercatat sebagai mahasiswa semester awal pada University Of The Holy Quran and Islamic Sciences, Sudan.

Ia mengaku sejak dulu sudah bercita-cita sebagai Paskibra, dan mimpinya itu kini jadi nyata.

"Alhamdulillah, diberi amanah dari KBRI Khortoum Sudan untuk mengibarkan sang Merah Putih," katanya via pesan whatsapp, Minggu (18/8/2019).

"Terlebih lagi ini adalah cita cita saya yang sempat tertunda beberapa tahun. Ketika saya masih SMA saya belum punya kesempatan itu," sambungnya.

Sebelum menempa pendidikan di Universitas Islam terkemuka di Sudan, anak ketiga dari 4 bersaudara ini, merupakan alumni Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Malang angkatan 2018.

Ketika dipilih menjadi pengibar bendera, rasa senang tak terhingga dirasakan Muhammad Burhanuddin Rabban.

Tak lupa, rasa bangga itu merupakan buah kerja kerasnya hingga  menjadi satu dari bagian penduduk Indonesia di Afrika Utara yang mengibarkan bendera lambang NKRI.

Muhammad Burhanuddin Rabbani menerima bendera dari Mayor Penerbang David Moningka (UNAMID) dikibarkan.
Muhammad Burhanuddin Rabbani menerima bendera dari Mayor Penerbang David Moningka (UNAMID) dikibarkan. (Ho / dok pribadi)

"Kemarin kami latihan selama 2 minggu. Dan ini kali pertama, oleh sebab itu, saya berusaha memaksimalkan amanah yang sudah diberikan kepada saya," tambah putera daerah Penajam ini.

Upacara tersebut berlangsung, sebagai komandan upacara, Kapten Laut (S) Muhammad Adibatul Khusna (UNISFA ABYEI), Mayor Penerbang, David Moningka (UNAMID) sebagai Perwira upacara dan Letkol Kav R. Ponco Suryono (UNISFA ABYEI) sebagian koordinator.

Upacara dihadiri oleh Duta Besar Indonesia untuk Sudan dan Eritrea, Rosalis Adenan.

"Bendera diberikan oleh Mayor Penerbang David Moningka (UNAMID) ke saya untuk di kibarkan," pungkasnya.

(*)

Penulis: Heriani AM
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved