Energi

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie Klaim, Dibanding di Negara Lain, PLTA Besahan Berproses Lebih Cepat

Kerja sama pembangunan PLTA antara Synohydro Corporation Limited dengan PT Adhi Karya (persero), PT Hutama Karya, dan PT Brantas Abi Karya.

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie Klaim, Dibanding di Negara Lain, PLTA Besahan Berproses Lebih Cepat
(HO/PUPR Perkim Kaltara)
Siteplan bendungan tahap I PLTA Besahan, Kabupaten Bulungan. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR – Di Kalimantan Utara atau Kaltara, Gubernur Kaltara Irianto Lambrie memperkirakan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Besahan, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara bakal lebih cepat dimulai pembangunannya.

Sikap optimistis Irianto Lambrie tersebut seiring telah ditandatanganinya head of egreement atau perjanjian kerja sama.

Antara investor PLTA Besahan yakni PT Kayan Hidro Energy (KHE) dengan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) .

Dilangsungkan di Kantor Staf Kepresidenan di Jakarta, 16 Agustus pekan kemarin.

“Ini membuktikan makin dekatnya realisasi PLTA ini,” ungkap Gubernur Kalatra Irianto Lambrie kepada Tribunkaltim.co pada Minggu (18/8/2019).

Ada dua kerja sama yang ditandatangani dalam kesempatan itu.

Pertama, kerja sama pembangunan PLTA antara Synohydro Corporation Limited dengan PT Adhi Karya (persero).

PT Hutama Karya, dan PT Brantas Abi Karya (Persero).

Kedua, perjanjian kerja pembangunan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi.

Antara PT Pelabuhan Internasional Indonesia dengan PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero), terkait rencana kerja sama pengoperasian pelabuhan di Tanah Kuning, Kabupaten Bulungan.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved