Soal Pemindahan Ibu Kota, Besok Presentasi Gubernur Kaltim Diserahkan, Ini yang Bakal Jadi Fokus

Penyusunan presentasi Gubernur Kaltim soal pemindahan Ibu Kota Negara masih terus dikebut bersama Bappeda Kaltim, ini yang bakal jadi fokus

Soal Pemindahan Ibu Kota, Besok Presentasi Gubernur Kaltim Diserahkan, Ini yang Bakal Jadi Fokus
Tribunkaltim.co / Purnomo Susanto
Kepala Bidang Prasarana Wilayah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim, Yusliando 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Penyusunan presentasi Gubernur Kaltim, Isran Noor soal rencana pemindahan ibu kota Negara (IKN) di Kaltim, di hadapan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) masih dalam pematangan.

Namun, paling lambat pada Senin (19/8/2019), atau sehari sebelum jadwal presentasi, materi presentasi sudah akan diserahkan kepada Gubernur Kaltim, Isran Noor.

Kepala Bidang Prasarana Wilayah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim, Yusliando mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah melakukan pematangan penyusunan presentasi Gubernur Kaltim soal Ibu Kota Negara.

Menurutnya Senin besok, seluruh bahan presentasi sudah diselesaikan dan diserahkan kepada Gubernur Kaltim.

"Target, hari Senin besok materi presentasi sudah akan diserahkan kepada beliau (Gubernur Kaltim)," ujarnya saat dihubungi awak Tribunkaltim.com melalui telepon selularnya, pada Minggu (18/8/2019), siang.

Setelah diserahkan, apabila ada perbaikan atau penambahan dari Gubernur Kaltim, Bappeda kembali akan menyempurnakan presentasi tersebut.

Terkait dengan presentasi sendiri, Yusliando menyatakan, pihaknya lebih fokus pada kisi-kisi yang telah disampaikan oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI melalui surat yang disampaikan kepada Pemprov Kaltim, soal permintaan pemerintah pusat agar Pemprov Kaltim dapat menyiapkan bahan presentasi Gubernur Kaltim.

"Kalau kisi-kisi yang disampaikan oleh Bappenas itu, lebih kepada bagaimana pengelolaan hutan lestari ketika nantinya perpindahan IKN memang jadi di Kaltim," tuturnya.

Kemudian, ia menjelaskan, dalam kisi-kisinya pula, diminta kepada Pemprov Kaltim menyusun soal strategi penyelesaian persoalan konflik lahan apabila terjadi.

"Kita diminta untuk memaparkan soal penyelesaian seluruh persoalan yang akan terjadi. Terutama, soal apabila terjadi konflik lahan. Selain itu juga, kita diminta untuk menyampaikan bagaimana menyelesaikan persoalan lingkungan di lokasi rencana IKN di Kaltim," ungkap Yusliando.

Halaman
12
Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved