Otomotif

Dinilai Kecelakaan Terbanyak di Jalan Raya, Naik Sepeda Motor di Jakarta Dianggap Menyenangkan

Bayangkan ada 320 orang meninggal sia-sia selama 6 bulan, bisa dibilang 224 (70%) berasal dari pengendara sepeda motor

Dinilai Kecelakaan Terbanyak di Jalan Raya, Naik Sepeda Motor di Jakarta Dianggap Menyenangkan
(www.kompas.com)
Motor legendaris Kawasaki Ninja RR 

Hal "menyenangkan" lainnya, lantaran dimensi kecil dan bisa bergerak lincah, membuat motor bisa dengan seenaknya bermanuver tiba-tiba di jalan raya. Nyodok kanan-kiri mudah saja dilakukan.

Ini yang sering bikin kaget pengendara lain dan menyebabkan kecelakaan.

Hal "menyenangkan" selanjutnya adalah motor bisa dijadikan alat untuk melanggar lalu lintas dengan seenaknya.

Mulai dari lawan arah, putar balik sembarangan, menyerobot traffic light, masuk jalur busway, naik trotoar, parkir sembarangan, membawa barang dan penumpang berlebih, serta lainnya.

Honda CRF1000L Africa Astra Motor Jawa Tengah.
Honda CRF1000L Africa Astra Motor Jawa Tengah. (GridOto.com)

"Menyenangkan" lagi, karena sering dibiarkan oleh aparat, membuatnya semakin merajalela. Katanya sih karena keterbatasan personil...

Mengapa motor jadi pilihan? Karena saat ini alat transportasi inilah yang paling ekonomis dan cepat dibandingkan yang lain.

Naik angkutan umum masih menjadi opsi kesekian. Alasannya beragam, tidak ada rute yang menuju ke kantor.

"Kalaupun ada rutenya jauh dan memutar, justru makan waktu lebih lama," ujar teman yang lain memberi alasan.

Selain itu, harus sedikit usaha untuk menuju halte, belum lagi waktu kedatangan bus yang tidak tentu. Jadi susah menghitung waktu yang pas saat melakukan perjalanan.

Kalau naik motor, langsung gas dari rumah sampai ke tujuan.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved