Ini Prediksi Cuaca Selasa Besok, BPBD Kaltara Minta Tetap Waspadai Cuaca Kering

Tiga kabupaten/kota di Kalimantan Utara, besok, Selasa (20/8/2019) diprediksi akan cerah berawan

Ini Prediksi Cuaca Selasa Besok, BPBD Kaltara Minta Tetap Waspadai Cuaca Kering
TribunKaltim.Co/Muhammad Arfan
Kabut asap tebal menyelimuti Desa Selimau, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan pasca kebakaran lahan melanda wilayah itu beberapa tahun silam 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Tiga kabupaten/kota di Kalimantan Utara, besok, Selasa (20/8/2019) diprediksi akan cerah berawan menurut prakiraan Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Tanjung Harapan, Tanjung Selor, Bulungan, Kalimantan Utara.

Ketiganya ialah Bulungan/Tanjung Selor, Nunukan, dan Kota Tarakan. Sedang Malinau dan Tana Tidung bakal diprediksi terjadi hujan lokal.

"Prediksi cuaca itu berlaku besok pagi," kata Kepala BMKG Stasiun Metereologi Tanjung Harapan, M Sulan Khiomi, Senin (19/8/2019).

Ketiga daerah yang diprediksi cerah berawan, bakal beranjak menjadi cerah pada siang harinya.

Tinggi gelombang di sekitaran perairan lima daerah berkisar 0,25 sampai 1 meter. M Sulan Khilmi mengimbau nelayan dan layanan jasa transportasi air tetap hati-hati dalam pelayarannya.

Di perairan Kalimantan Utara secara umum arah angin bertiup dari Tenggara ke arah Barat Daya dengan kecepatan 4-10 knots.

Sedang di perairan Pulau Sulawesi Bagian Barat bertiup dari Tenggara ke arah Barat Daya juga dengan kecepatan 4-10 knots.

Dalam kesempatan sama, Kepala BPBD Kalimantan Utara Muhammad Pandi mengimbau masyarakat dan semua pihak mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan dan hutan.

Siklus kering Australia menurutnya, sudah terasa di sejumlah wilayah di Tanah Air sehingga sangat rentan terjadi kebakaran hutan.

"Kita terus antisipasi sampai bulan 10 siklus kering Australia ini. Kami terus berososialisasi dan memantau informasi titik panas atau blank spot," ujarnya.

Selama tahun 2019, sudah seluas 205,7 hektare lahan terbakar dengan jumlah kejadian mencapai 109 kasus. Dengan rincian 14 kasus di Kabupaten Tana Tidung (18,25 hektare), 48 kasus di Kabupaten Nunukan (118,7 hektare), 30 kasus di Tarakan (18 hektare), 17 kasus di Bulungan (50,75 hektare).

"Sampai saat ini, data dari Malinau belum masuk. Mereka baru merekapitulasi data kasus," ujarnya. (*)

Baca Juga

Polda Kaltara Ungkap 3 Kasus Selama Agustus, Tersangka dari Napi hingga WN Malaysia

Digagas Sejak 2009, PLTA Sungai Kayan Kaltara Tak Kunjung Terwujud Butuh Dana Rp 33 Triliun

Guru Honorer Setubuhi Siswi SMA Seusai Pelajaran Selesai, Aksi Mesum Juga Tercium Pemilik Kos

Kenali Ciri-ciri Penyakit Liver, Mulai Kulit Berubah Kuning Sampai Mudah Lelah

Agenda Timnas Indonesia Bisa Untungkan Borneo FC di Liga 1 2019, Berikut Skemanya

 

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved