Lenis Kogoya Koordinasi Bersama Kepala Dewan Adat Papua Jaga Kedamaian, Manokwari Kota Religius

Lenis Kogoya sudah berkoordinasi dengan kepala dewan adat Papua tingkat provinsi, lalu ini ditembuskan lagi ke tingkat kabupaten kota ke distrik

Lenis Kogoya Koordinasi Bersama Kepala Dewan Adat Papua Jaga Kedamaian, Manokwari Kota Religius
TRIBUN KALTIM / BUDHI HARTONO
Staf Khusus Presiden RI, Lenis Kogoya, didampingi Wakil Walikota Samarinda, Nusyirwan Ismail, Minggu (20/11/2016) di Kota Samarinda, Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Lenis Kogoya, Staf Khusus Presiden untuk Papua, sebutkan, sejauh ini dirinya sudah kooridinasi dengan kepala suku dengan harapan tidak ada lagi atau semakin meluas tindakan anarkis kerusuhan di Manokwari Papua Barat.

Hal ini disampaikan dalam Breakingnews Kompas TV, Senin (19/8/2019) siang di Jakarta. Terkait kerusuhan di Manokwari Papua Barat, tentu saja, kata Lenis Kogoya tidak diharapkan.  

"Saya imbau saudara-saudara kita, adek-adek mahasiswa disana, jaga perdamianan. Manokwari sebagai kota religus. Mari kita jaga kedamaian dan cinta kasih. 

Dalam hal ini, Lenis Kogoya sudah berkoordinasi dengan kepala dewan adat Papua tingkat provinsi.

Lalu ini ditembuskan lagi ke tingkat kabupaten kota hingga ke distrik-distrik.

Sampaikan tidak terpancing emosi, tetap jaga perdamaian, tak perlu merusak Papua Barat

Posisi kepala suku di Papua Barat tentu saja tidak mengajarkan kerusakan. Posisi kepala suku memiliki peran penting menciptakan kondisi yang damai, selalu berpikiran positif. 

"Pagi tadi saya sudah koordinasi dengan kepala suku, warga Papua, tetap damai. Mulai besok jangan sampai terjadi lagi. Sudah koordinasi. Mudah-mudahan Jayapura tidak seperti Papua Barat," tutur Lenis Kogoya.

Soal mengenai peran kepala suku, tentu saja tidak pernah mengajarkan masyarakat untuk merusak, berbuat kerusuhan.

"Kepala suku tidak pernah ajak masyarakat untuk adu domba tapi mengajarkan berpikir positif," kata Lenis Kogoya

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved