Polda Kaltara Ungkap 3 Kasus Selama Agustus, Tersangka dari Napi hingga WN Malaysia

Selama bulan Agustus Polda Kalimantan Utara melalui Ditresnarkoba berhasil mengamankan barang bukti sabu-sabu sebanyak 202,34 gram.

Polda Kaltara Ungkap 3 Kasus Selama Agustus, Tersangka dari Napi hingga WN Malaysia
TribunKaltim.Co/Muhammad Arfan
Suasana pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu di Mapolda Kaltara, Senin (19/8/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Selama bulan Agustus Polda Kalimantan Utara melalui Ditresnarkoba berhasil mengamankan barang bukti sabu-sabu sebanyak 202,34 gram.

Hal ini terungkap dalam pers rilis Polda Kalimantan Utara, Senin (19/8/2019).

Kapolda Kalimantan Utara Brigjen Pol Indrajit melalui Kabid Humas AKBP Berliando mengungkapkan, barang bukti tersebut bersumber dari 3 kasus yang diungkap. Pertama sabu seberat 43,35 gram yang diamankan dari tersangka Eriek dan Jani.

Jani tertangkap di Lapas Tarakan atas pengakuan tersangka Eriek kepada polisi. Kedua-duanya ditangkap pada 6 Agustus 2019.

Berliando mengungkapkan, sepak terjang Jani dalam dalam peredaran sabu masih terus ditelusuri penyidik. Sehingga belum dapat dipastikan apakah Jani juga mengedarkan sabu-sabu dalam Lapas.

"Kita masih terus telusuri. Pengakuan tersangka bersangkutan, mengaku baru sekali melakukan, yaitu mengedarkan ke tersangka di luar Lapas yaitu ke Eriek," kata Berliando.

Kasus kedua, barang bukti sabu seberat 9,96 gram yang diamankan dari tersangka Adi dan Zaenal Abidin pada tanggal 9 Agustus 2019 di Kelurahan Sungai Pancang, Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan.

Ketiga, adalah kasus sabu-sabu seberat 149,03 yang diamankan dari tersangka Muhammad Ikbal. Ikbal merupakan warga negara Malaysia dengan usia 17 tahun, keturunan Warga Negara Indonesia. Ia ditugaskan bandar di Malaysia untuk mengedarkan sabu-sabu ke Kalimantan Utara.

Muhammad Ikbal diamankan tanggal 9 Agustus 2019 di Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan.

Ketiga kasus ini disangkakan Pasal 114 ayat (2) subsidier Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. 

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved