Properti

REI Beberkan Generasi Milenial Kalimantan Timur Bakal Semakin Sulit Membeli Rumah

Ketika harga emas hitam di pasar internasional anjlok, membuat banyak perusahaan gulung tikar, pengangguran dan berkurangnya daya beli masyarakat.

REI Beberkan Generasi Milenial Kalimantan Timur Bakal Semakin Sulit Membeli Rumah
tribunkaltim.co/budi susilo
Kika Julia, Koordinator Marketing perumahan Pesona Bukit Batuah dalam acara Tribunkaltim Home Fair di Atrium Plaza Balikpapan pada Jumat (24/2/2017). 

"Generasi millenial nyaman kalau punya mobil, keliling dunia. Rumah bisa sewa. Ini agak repot. Pemikiran berbeda," katanya.

Meskipun demikian, REI Kaltim tak mau berpangku tangan. Sebab, peluang bisnis perumahan masih terbuka lebar. Disebutnya, kebutuhan rumah nasional masih 15 juta per tahun dan tingkat Kaltim 13-20 ribu per tahun.

Walaupun, diakuinya, dari total kebutuhan itu, baru 6 ribu rumah yang bisa dijual pengembang yang tergabung di REI Kaltim.

REI Kaltim berpesan pada pemerintah segera mencari alternatif ekonomi baru, misalnya sektor manufaktur atau hilir industri di Kaltim. Hal ini, agar daya beli terdongkrak dan perekonomian bergerak maju.

Sementara, untuk memaksimalkan penjualan di situasi yang kurang menguntungkan ini, pengembang lebih banyak mengandalkan gimick yang memancing daya beli konsumen baru.

Semisal pemberian uang muka minimal, bisa diangsur dan kemudahan lain yang memangkas biaya administrasi pembelian.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meninjau Perumahan Pesona Bukit Batuah, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Kamis (13/7/2017) sekitar 13.10 Wita. Jokowi mengenakan jaket sporty berwarna kuning-biru saat menyapa warga di sana.
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meninjau Perumahan Pesona Bukit Batuah, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Kamis (13/7/2017) sekitar 13.10 Wita. Jokowi mengenakan jaket sporty berwarna kuning-biru saat menyapa warga di sana. (tribunkaltim.co/muhammad fachri ramadhan)

Di tempat terpisah, Bupati Kutai Timur, Ismunandar meresmikan pembangunan rumah sederhana sehat program Presiden RI, Joko Widodo, atau Perumahan Jokowi, Jumat (2/8) pagi.

Kawasan perumahan Sangatta Tama City yang terletak di Jalan AW Syahrani, akan melanjutkan pembangunan di tahap 2, 3 dan 4 sebanyak 272 unit. Dari jumlah tersebut, setelah dipasarkan saat ini tersisa hanya 10 unit saja yang belum ada pemiliknya.

Peresmian pembangunan tahap 2, 3 dan 4 ditandai dengan peletakan batu pertama dan penanaman pohon mangga di tepi jalan pemukiman oleh Bupati Ismunandar.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ismunandar mengingatkan soal drainase pemukiman yang terlihat sangat rendah sekali. Sehingga dikhawatirkan menimbulkan banjir di pemukiman bila terjadi hujan deras. “Tolong perhatikan drainasenya. Saya lihat agak rendah,” ungkap Ismunandar.

Halaman
123
Penulis: Nalendro Priambodo
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved