Kebakaran Lahan Akibatkan Jaringan PLN Terputus, Pelantikan Anggota DPRD Berau Sempat Gelap Gulita

Kebakaran lahan di Kabupaten Berau juga mengakibatkan pemadaman bergilir karena jaringan PLN tertimpa pohon

Penulis: Samir Paturusi | Editor: Rafan Arif Dwinanto
TribunKaltim.Co/Geafry Necolsen
Kebakaran lahan di Berau, Kalimantan Timur. Sejak awal tahun 2019, tercatat setidaknya 50 hektare lahan habis terbakar. 

TRIBUNKALTIM.COKebakaran lahan di Kabupaten Berau bukan hanya mengakibatkan kabut asap.

Namun juga sudah merusak jaringan PLN, yang menyebabkan dilakukan pemadaman bergilir. Hal ini terjadi karena jaringan PLTU Lati terputus akibat pohon tumbang akibat kebakaran lahan.

Polres Berau sendiri melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melakukan pembakaran lahan yang mengakibatkan jaringan PLN terganggu, sehingga dilakukukan pemadaman bergilir.

Bahkan saat pelantikan DPRD Berau yang digelar, Senin (19/8/2019) kemarin, diwarnai dengan pemadaman listrik. Bahkan sehari sebelumnya, saat digelar gladi bersih juga terjadi pemadaman listrik. Pemadaman listrik ini terjadi karena  beberapa hari terakhir, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Kabupaten Berau melakukan pemadaman bergilir.

PLTU Lati yang memasok kebutuhan listrik Kabupaten Berau. Akibat gangguan dilakukan pemadaman bergilir
PLTU Lati yang memasok kebutuhan listrik Kabupaten Berau. Akibat gangguan dilakukan pemadaman bergilir (tribunkaltim.co/geafry necolsen)

Penyebabnya beragam, mulai dari gangguan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) hingga jaringan PLN yang roboh dan kabel listrik yang terbakar.

Bahkan saat prosesi pelantikan 30 anggota DPRD Berau digelar, tiba-tiba suasana gelap gulita.

Tapi lagi-lagi tidak berlangsung lama, ketika Sekretaris DPRD Berau, Eva Yuniarti. membacakan surat keputusan pelantikan anggota DPRD, tiba-tiba listrik padam lagi.

Ketika Sekretaris DPRD Berau, Eva Yuniarti, membacakan surat keputusan pelantikan anggota DPRD, tiba-tiba listrik padam. Tamu undangan pun buru-buru meraih handphone nya masing-masing dan menjadikanya sebagai sumber penerangan, Senin (19/8/2019)
Ketika Sekretaris DPRD Berau, Eva Yuniarti, membacakan surat keputusan pelantikan anggota DPRD, tiba-tiba listrik padam. Tamu undangan pun buru-buru meraih handphone nya masing-masing dan menjadikanya sebagai sumber penerangan, Senin (19/8/2019) (TRIBUN KALTIM / GEAFRY NECOLSEN)

Tamu undangan pun buru-buru meraih handphonenya masing-masing lalu menjadikannya sebagai sumber penerangan. 

Hendra, dari PT PLN Tanjung Redeb langsung menyampaikan penyebab padamnya jaringan listrik yang melintasi gedung DPRD itu.

"Jalur (kabel listrik) DPRD kena (gangguan) monyet (sehingga konsleting)," kata Hendra sembari mengirim foto dengan seekor monyet yang tampak mati, kemungkinan karena tersengat listrik.

Menurut Hendra, pemadaman ini terjadi lantara gangguan mesin pembangkit milik PLTU Lati.

Listrik juga sempat padam selama dua hari berturut-turut.

"Estimasi perbaikan PLTU Lati selama tiga hari. Bersamaan dengan gangguan (PLTU) juga ada gangguan jaringan yang disebabkan pembakaran lahan oleh warga,

sehingga mengakibatkan pohon tumbang dan mengenai jaringan PLN dan suplai PLTU Berau tidak dapat dikirim maka terpaksa kami melakukan pemadaman," jelasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved