Ruang Kendali Darurat, Fasilitas Baru di Samarinda Jadi Mata dan Telinga Pemkot Samarinda

Pemkot Samarinda kini punya fasilitas command centre atau ruang kendali darurat.

Ruang Kendali Darurat, Fasilitas Baru di Samarinda Jadi Mata dan Telinga Pemkot Samarinda
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO.
MEMANTAU LALU LINTAS-Walikota Samarinda Syaharie Jaang beserta perwakilan Polresta, pejabat Pemkot dan jajaran saat video conference menyaksikan sutuasi lalu lintas tampak perilaku pengendara motor yang berhenti di zebracross di ruang Comand Center dan Media Center Diskominfo Samarinda,Kalimantan Timur, Selasa (20/8/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Pemkot Samarinda kini punya fasilitas command centre atau ruang kendali darurat.

Lewat fasilitas yang dilengkapi dengan berbagai macam aplikasi ini, Pemkot dapat memonitor kondisi langsung di lapangan, mulai dari kejadian sampai data perpajakan.

Salah satu yang jadi andalan untuk saat ini adalah aplikasi Panic Button. Perangkat lunak yang baru tersedia untuk telepon pintar berbasis android.

Warga dapat melaporkan kejadian kebakaran, tanah longsor, kecelakaan dan kejadian kedaruratan lainnya. Informasi yang dilaporkan akan diverifikasi petugas di ruang komando dan langsung diteruskan ke instansi terkait.

Misalnya, kepolisian, Satpol PP, petugas pemadam kebakaran sampai Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah (BPBD).

Untuk saat ini, Pemkot bakal melatih RT yang nantinya mengkoordinir pelaporan lewat aplikasi Panic Button.

"Disini tidak bisa hoax lagi, yang masuk sudah terdaftar nomor handphone-nya, begitu macam macam akan diproses hukum, kita ngga mau main main," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Samarinda, Aji Syarif Hidayatullah, Selasa (20/8/2019) usai peresmian Comand centre yang berlokasi di samping Balai Kota Samarinda.

VIDEO CONFERENCE-Walikota Samarinda Syaharie Jaang saat video conference dengan anggota Damkar yang berhasil mengevakuasi ular cobra dari sebuah perkantoran di kawasan Kelurahan Pelabuhan melalui layar di ruang Comand Center dan Media Center Diskominfo Samarinda,Kalimantan Timur, Selasa (20/8/2019).
VIDEO CONFERENCE-Walikota Samarinda Syaharie Jaang saat video conference dengan anggota Damkar yang berhasil mengevakuasi ular cobra dari sebuah perkantoran di kawasan Kelurahan Pelabuhan melalui layar di ruang Comand Center dan Media Center Diskominfo Samarinda,Kalimantan Timur, Selasa (20/8/2019). (TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO.)

Tak hanya melayani unsur kedaruratan, di ruang pusat komando yang berbasis teknologi informasi ini, bisa diintegrasikan berbagai aplikasi yang sebelumnya dimiliki masing-masing dinas.

Sebut saja, pemantauan harian perpajakan, pelayanan administrasi berbasis online di kelurahan seperti e-kelurahan dan lainnya.

Fasilitas ini, seperti menjadi mata dan telinga Pemkot di lapangan. Dan, diharapkan mampu memangkas proses birokrasi jika menghadapi keluhan publik.

Halaman
12
Penulis: Nalendro Priambodo
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved