Sempat Melarikan Diri ke Bontang, 4 Orang Pencuri Aki Menara Komunikasi di Berau Diamankan

Empat orang pelaku tersebut masing-masing berinisial WA (29), AR (21), AS (32) dan JL (21).

Sempat Melarikan Diri ke Bontang, 4 Orang Pencuri Aki Menara Komunikasi di Berau Diamankan
TRIBUN KALTIM / GEAFRY NECOLSEN
Polisi mengamankan para pelaku pencurian peralatan menara telekomunikasi. Pengungkapan kasus ini berawal dari penyelidikan Polres Berau terhadap kasus pencurian sepeda motor. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Salah satu manajemen operator seluler belum lama ini berkeluh kesah tentang banyaknya kasus sabotase yang membuat jaringan komunikasi di Berau menjadi terganggu.

Mulai dari pencurian kabel, baterai atau aki, hingga panel surya tidak luput dari incaran para pencuri.

Polres Berau melalui bekerja sama dengan Polres Bontang, akhirnya berhasil meringkus empat orang tersangka yang mengakui perbuatannya mencuri baterai atau aki menara telekomunikasi di sejumlah kecamatan di Kabupaten Berau.

Empat orang pelaku tersebut masing-masing berinisial WA (29), AR (21), AS (32) dan JL (21).

Kapolres Berau, AKBP Pramuja Sigit Wahono melalui Kasatreskrim Polres Berau AKP Rengga Puspo Saputro mengungkapkan, para pelaku yang sehari-hari berprofesi sebagai buruh harian lepas itu diamankan di dua lokasi, salah satunya diringkus di Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur.

“Pelaku berinisial WA ini kami amankan di Bontang. WA terpaksa dilumpuhkan karena mencoba melawan petugas. Tiga pelaku lainnya, yakni AR, AS dan JL kami amankan di Berau,” kata Rengga.

Namun pengungkapan pencurian peralatan menara komunikasi ini berawal dari penyelidikan kasus pencurian kendaraan bermotor, di wilayah Kecamatan Tanjung Redeb.

Pelaku pertama ang diidentifikasi adalah WA, sehingga polisi langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka yang melarikan diri ke Bontang.

“Kami koordinasi dengan Polres Bontang untuk mengamankan pelaku, yang terdeteksi ada di wilayah hukum Polres Bontang. Setelah diamankan, baru kami jemput,” ungkapnya.

Belakangan diketahui, selain mencuri sepeda motor, pelaku juga melakukan pencurian baterai menara telekomunikasi dan mencuri panel tenaga surya bersama ketiga rekannya.

Lokasi pencurian baterai di Jalan Prapatan Tanjung Redeb.

Para pelaku kemudian melanjutkan aksinya di jalan poros menuju Labanan. Di sana, mereka juga mencuri panel surya.

Menurut pengakuan para tersangka, kendaraan bermotor dijual Rp3 juta dan baterai atau aki menara telekomunikasi dijual seharga Rp5 juta per unit.

Barang bukti yang diamankan ada 4 unit baterai, 1 panel tenaga surya, dan 1 unit kendaraan roda 2, serta 1 unit mobil yang digunakan para pelaku untuk mengangkut hasil curian.

Para tersangka diancam dengan pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan hukuman pidana 5 tahun penjara. (*)

Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved