Singapore Tourism Board Kenalkan Sektor Pariwisata pada Warga Balikpapan
STB mengundang media dan travel agent guna memaparkan lokasi wisata untuk berlibur mencari pengalaman baru.
Penulis: Siti Zubaidah |
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Singapore Tourism Board (STB) memperkenalkan sektor pariwisata baru kepada warga Balikpapan.
STB mengundang media dan travel agent guna memaparkan lokasi wisata untuk berlibur mencari pengalaman baru.
Berdasarkan data Singapore Tourism Board (STB), tercatat sekitar 3 juta orang wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Singapore selama tahun 2018, atau meningkat 2,8 persen dibanding tahun sebelumnya.
Hal ini diungkapkan Muhamed Firhan Abdul Salam Area Director Indonesia Singapore Tourism Board (STB) pada saat acara silaturahmi dan makan bersama rekan-rekan media di Balikpapan dan sekitarnya, Selasa (20/8/2019).
Singapore Tourism Board (STB) adalah agensi pengembangan utama untuk pariwisata, salah satu sektor ekonomi utama Singapura.
Bersama dengan mitra industri dan masyarakat, STB membentuk lanskap pariwisata Singapura yang dinamis, menciptakan merek Passion Made Possible yang membuat Singapura sebagai tujuan wisata yang berbeda karena bersemangat dan menginspirasi orang untuk berbagi dan memperdalam passion mereka.
Firhan mengatakan, pertumbuhan wisatawan Balikpapan maupun Kalimantan tahun lalu meningkat 2,8 persen. Jadi, potensi wisatawan masih besar dari Balikpapan.
"Dari segi jumlah sekitar 10.000 wisatawan karena keterbatasan kapasitas Silk Air dengan jadwal penerbangan tiga kali seminggu. Tahun depan maskapai Scoot (Scoot Airline) akan terbang dari Balikpapan ke Singapore. Maskapai Scoot akan menggantikan Silk Air yang kapasitasnya lebih besar," kata Firhan.
Sehingga dengan adanya pertukaran maskapai ini, penerbangan dari Balikpapan ke Singapore memiliki kapasitas yang lebih.
"Oleh karena ini, kami mengundang Bisnis networking travel, agen di Balikpapan untuk informasikan kepada wisatawan di Balikpapan yang terbaru dari Singapore," katanya.
Saat ini Singapore menjual beberapa wisatanya, di antaranya Muslim Market, Mise, dan Cruise (kapal pesiar).
Mise and cruise digarap dengan skema insentif. Sektor pariwisata yang paling berkembang yakni cruising.
"Tahun lalu para wisata meningkat dengan 80.000 orang memanfatkan cruise pariwisata. Target pertumbuhan 1% -3%. Ekonomi global challenging dari 3 juta wisatawan se Indonesia, khusus Balikpapan sekitarnya ada 10 ribu wisatawan," ungkapnya.
Wisata terbanyak di enam bulan pertama yani bulan Juni, Juli, November, dan Desember.
"Dimana cuti atau libur anak sekolah," ungkapnya.
Sementara, untuk wisata muslim sudah tiga tahun terakhir meningkat.
Ia mengatakan, para wisatawan muslim tak perlu khawatir jika berlibur ke Singapore, karena banyak makanan halal dengan sertifikasi, hotel halal, dan fasilitas yang mendukung. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/stb-208.jpg)