Jumat, 12 Juni 2026

Walikota Samarinda Syaharie Jaang Pantau Lalulintas dari Command Centre, Panic Button Jadi Andalan

satu yang jadi andalan untuk saat ini adalah aplikasi Panic Button. Perangkat lunak yang baru tersedia untuk telepon pintar berbasis android

Tayang:
Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO.
MEMANTAU LALU LINTAS - Walikota Samarinda Syaharie Jaang beserta perwakilan Polresta, pejabat Pemkot dan jajaran saat video conference menyaksikan situasi lalu lintas tampak perilaku pengendara motor yang berhenti di zebracross di ruang Command Center dan Media Center Diskominfo Samarinda,Kalimantan Timur, Selasa (20/8/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemkot Samarinda kini punya fasilitas command centre atau ruang kendali darurat. Lewat fasilitas yang dilengkapi dengan berbagai macam aplikasi ini, Pemkot Samarinda dapat memonitor kondisi langsung di lapangan.

Mulai dari kejadian sampai data perpajakan.

Salah satu yang jadi andalan untuk saat ini adalah aplikasi Panic Button. Perangkat lunak yang baru tersedia untuk telepon pintar berbasis android.

Warga dapat melaporkan kejadian kebakaran, tanah longsor, kecelakaan dan kejadian kedaruratan lainnya.

Informasi yang dilaporkan akan diverifikasi petugas di ruang komando dan langsung diteruskan ke instansi terkait.

Semisal kepolisian, Satpol PP, petugas pemadam kebakaran sampai badan penanggulangan bencana daerah (BPBD).

Untuk saat ini, Pemkot Samarinda bakal melatih RT yang nantinya mengkoordinir pelaporan lewat aplikasi Panic Button.

"Di sini tidak bisa hoax lagi, yang masuk sudah terdaftar nomor handphone-nya, begitu macam macam akan diproses hukum, kita ga mau main main," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Samarinda, Aji Syarif Hidayatullah, Selasa (20/8/2019) usai peresmian Command centre yang berlokasi di samping balai kota Samarinda.

Tak hanya melayani unsur kedaruratan. Di ruang pusat komando yang berbasis teknologi informasi ini, bisa diintegrasikan berbagai aplikasi yang sebelumnya dimiliki masing-masing dinas.

Sebut saja, pemantauan harian perpajakan, pelayanan administrasi berbasis online di kelurahan seperti e-kelurahan dan lainnya.

Fasilitas ini, seperti menjadi mata dan telinga Pemkot Samarinda di lapangan.

Dan, diharapkan mampu memangkas proses birokrasi jika menghadapi keluhan publik.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Samarinda, Aji Syarif Hidayatullah mengakui, memang tidak mudah membiasakan pelayanan berbasis online menggantikan pelayanan konvensional.

Meski demikian, di tengah pergeseran menuju digitalisasi, menjadi keharusan bagi pelayan masyarakat untuk bergerak maju agar tak dilindas zaman.

Sebab, data yang terkumpul di command centre bisa dijadikan acuan membuat keputusan cepat dan akurat.

Selain itu, fasilitas ini memiliki pusat data terintegrasi dan ruang media yang bisa digunakan wartawan untuk mengetik berita.

VIDEO CONFERENCE - Walikota Samarinda Syaharie Jaang saat video conference dengan anggota Damkar yang berhasil mengevakuasi ular cobra dari sebuah perkantoran di kawasan Kelurahan Pelabuhan melalui layar di ruang Comand Center dan Media Center Diskominfo Samarinda,Kalimantan Timur, Selasa (20/8/2019).
VIDEO CONFERENCE - Walikota Samarinda Syaharie Jaang saat video conference dengan anggota Damkar yang berhasil mengevakuasi ular cobra dari sebuah perkantoran di kawasan Kelurahan Pelabuhan melalui layar di ruang Comand Center dan Media Center Diskominfo Samarinda,Kalimantan Timur, Selasa (20/8/2019). (TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO.)

Saat peresmian, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang diajak berinteraksi langsung melalui telepon video aksi petugas pemadam kebakaran yang berhasil menangkap ular king kobra yang bersembunyi di bawah tangga salah satu kantor lurah.

Tak hanya itu, wali kota dua periode ini, diajak berselancar memantau berbagai sudut kota lewat 26 kemera CCTV yang terhubung dengan rangkaian 20 layar yang menyatu menjadi satu layar besar.

Dari situ, dapat dipantau titik banjir, kemacetan dan parkir liar untuk segera ditertibkan.

Walikota Samarinda Syaharie Jaang berbincang dengan istrinya Puji Setyowati, di sela pelantikan Wakil Walikota Samarinda oleh Gubernur Kaltim, di Pendopo Odah Etam, di lingkungan Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (15/8/2019).
Walikota Samarinda Syaharie Jaang berbincang dengan istrinya Puji Setyowati, di sela pelantikan Wakil Walikota Samarinda oleh Gubernur Kaltim, di Pendopo Odah Etam, di lingkungan Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (15/8/2019). (TRIBUN KALTIM / CAHYO WICAKSONO PUTRO)

Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang menyebutkan, nantinya fasilitas CCTV ini diintegrasikan ke fasilitas serupa yang dimiliki Polresta Samarinda. Ini, diharapkan mampu menekan dan segera menangkap pelaku kriminal di Kota Tepian.

"Samarinda sudah tidak aman bagi penjahat dan bagi orang yang macam-macam. Karena semua bisa dimonitor di sini," kata Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang yang menyebut fasilitas ini dijaga 24 jam oleh petugas.

Memang, diakuinya fasilitas CCTV yang dimiliki sekarang jauh dari ideal.

Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang meminta ke depan, terdapat minimal ada kamera pengawas di 59 kelurahan dan 2 ribuan RT di seluruh Samarinda yang terintegrasi di command center.

"Mungkin nanti bisa dibantu dengan dana CSR (tanggungjawab sosial perusahaan)," ujar Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang. (*)

Baca Juga;

Baru Pacaran Satu Minggu Minta Hubungan Badan, Pria di Siak Pukul Remaja Perempuan Hingga Tewas

Jadwal Lengkap & Link Live Streaming Liga Inggris Pekan ke-3: Big Match Liverpool vs Arsenal

Bahas Ibu Kota Negara, Gubernur Kalteng Minta Maaf kepada Isran Noor

Kepala Bappenas Sebut Kalimantan Pulau yang Unik; Sinyal Pemindahan Ibu Kota Makin Kencang?

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved