Atraksi Kuda Lumping Berakhir Duka, Pawang Tewas Setelah Pecahkan Genting via Kepala

Atraksi kuda lumping berakhir duka. Eko, pawang kuda lumping meninggal dunia saat menjalani atraksi kuda lumping di Baturaja OKU, Minggu (18/8/2019)

Atraksi Kuda Lumping Berakhir Duka, Pawang Tewas Setelah Pecahkan Genting via Kepala
TribunKaltim/Samir
ILUSTRASI KUDA LUMPING - Poniman akhirnya menari dengan keadaan mata melotot di acara hiburan kuda lumping 

Deddy mengungkapkan, IR merudapaksa korban di areal pesawahan Pekon Pandansari Selatan, Kecamatan Sukoharjo, Minggu, 30 Juni 2019 sekitar pukul 23.30 WIB.

Di sanalah, IR memaksa korban melayani nafsunya berkali-kali.

Kemudian pelaku membawa korban ke rumahnya dengan mengajak dua rekannya, YM dan SK.

Namun korban berhasil menolak permintaan YM dan SK.

Meski tak melakukan hubungan badan, keduanya masih sempat mencabuli korban.

"Berdasarkan pengakuan para pelaku, IR yang menyetubuhi korban sebanyak delapan kali.

Sementara dua rekannya hanya mencabuli korban," ungkap Deddy.

Kapolsek mengungkapkan, korban mengenal IR sekitar satu bulan melalui Facebook.

Setelah akrab, pelaku kemudian mengajak korban menonton kuda lumping

Korban yang merasa sudah akrab tidak menaruh curiga.

BACA JUGA:

Pergoki Suami Rudapaksa Anak Kandung, Istri Langsung Teriak, Ternyata Bukan Pertama Kali

Lagi, Ayah Perkosa Anak Kandung, Terungkap Saat Pelaku Rudapaksa Korban Dini Hari

Pria Ini Diamankan Gara-gara Kasus Rudapaksa, Korban Tak Curiga Karena Kenal dan Ada Hubungan Kantor

Namun, IR dkk memanfaatkan kepolosan korban untuk melampiaskan nafsunya.

Kini ketiga pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. 

Para pelaku terancam pasal 76 D jo pasal 81 ayat 1 dan 2 dan 76 E jo pasal 82 ayat 1 tentang Perubahan UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. 

BACA JUGA:

Ancam Bakar Ijazah dan Akan Dibunuh Jika Menolak, Pria Ini Tega Perkosa Anak Tiri hingga Hamil

Sebut Wanita Layak Diperkosa, Oknum Dokter Ini Akhirnya Terima Ganjaran

Kisah Tragis Junko Furuta, Siswi SMA Dirudapaksa, Dicor dalam Drum Karena Tolak Cinta Seorang Pria

"Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," pungkasnya.

Polsek Sukoharjo mengamankan celana jins warna hitam, kemeja, jilbab warna kuning, pakaian dalam korban, seprai, dan satu unit sepeda motor Honda Vario nopol B 3465 SUJ warna hitam.

Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul Kronologis Pawang Kuda Lumping di Baturaja Tewas saat Atraksi Warga Lihat Ada yang Aneh, https://palembang.tribunnews.com/2019/08/20/kronologis-pawang-kuda-lumping-di-baturaja-tewas-saat-atraksi-warga-lihat-ada-yang-aneh?page=all.

Editor: ade mayasanto
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved