Pengguna Internet di Indonesia Capai 171,17 Juta, Pemerintah Didesak Lindungi Data Pribadi

Pengguna internet di Indonesia setiap tahun terus mengalami peningkatan. Bahkan saat ini jumlah pengguna internet sudah mencapai 171,17 jiwa.

Pengguna Internet di Indonesia Capai 171,17 Juta, Pemerintah Didesak Lindungi Data Pribadi
Kompas.com
Ilustrasi Internet 

TRIBUNKALTIM.CO-Pengguna internet di Indonesia setiap tahun terus mengalami peningkatan. Bahkan saat ini jumlah pengguna internet sudah mencapai 171,17 jiwa.

Dengan banyaknya pengguna internet di Indonesia, sehingga mendorong Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), untuk mendesak Pemerintah Indonesia segera menerbitkan regulasi tentang perlindungan data pribadi

Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Jamalul Izza mengatakan,  mutlak hukumnya regulasi perlindungan data pribadi segera diterbitkan.

Karena harus  ada kepastian keamanan data bagi setiap warga negara. "Hal ini penting karena sebagai bentuk melindungi kepentingan rakyat dan bangsa Indonesia sendiri,” ujar Jamalul Izza dalam keterangan pers tertulisnya kepada Tribunnews, Selasa (20/8/2019).

Jamal menambahkan, di era digital seperti sekarang ini, perlindungan data pribadi sudah semakin mendesak, trlebih negeri ini terbilang merupakan pengguna media sosial terbesar di Indonesia.

Berdasarkan data hasil survei penetrasi dan perilaku pengguna internet di Indonesia yang dilakukan APJII dan Polling Indonesia tahun 2018, mencatat bahwa media sosial seperti Facebook, Instagram, dan YouTube paling sering dikunjungi.

“Apalagi di media sosial, banyak ditemui data pribadi masyarakat yang mudah didapatkan. Maka dari itu, APJII mendukung upaya dari pemerintah untuk segera menyiapkan regulasi tersebut,” ungkap dia.

Di sisi lain, masyarakat negeri ini pun harus sadar bahwa di era internet saat ini data pribadi merupakan sesuatu yang begitu penting. Bukan lagi hanya sebuah catatan identitas semata. Namun lebih dari itu.

“APJII pun turut berkontribusi untuk menyosialisasikan kepada masyarakat terkait dengan pentingnya data pribadi melalui Miss Internet Indonesia. Tujuannya agar masyarakat semakin sadar dan paham mengenai hal ini,” katanya.

Dia menambahkan, konsep kedaulatan siber seperti diutarakan Presiden Jokowi juga sangat penting, karena, selain dari sisi keamanan, kedaulatan siber juga harus dilakukan.

"Seperti tugas APJII sebagai pengelola IP Address, di negeri Indonesia, uga memiliki tanggung jawab untuk menjaga kedaulatan siber," Jamal mencontohkan.

Sebelumnya, dalam pidato kenegaraan di Gedung DPR RI pada Jumat, (16/08/2019) Presiden Jokowi menyatakan menaruh perhatian khusus terkait dengan kedaulatan data seiring dengan datangnya era digital di Indonesia saat ini.

Jokowi mengatakan, negera harus sigap dalam menghadapi ancaman kejahatan siber, salah satunya adalah penyalahgunaan data pribadi.

“Data adalah jenis kekayaan baru bangsa kita, kini data lebih berharga dari minyak,” ujar Jokowi. (*)

Baca Juga

TERUNGKAP Ternyata Ribuan Aplikasi Android Tanpa Sepengetahuan Mencuri Data Pribadi Pengguna Ponsel

Menkominfo: UU Perlindungan Data Pribadi Ditargetkan Berlaku sebelum Oktober 2019

Christian Sugiono Berang, Data Pribadinya Beredar di Medsos Usai Diposting Pegawai Telkom

Tak Bayar Utang, Foto dan Data Pribadi Orang-orang Ini Dipajang di Papan Reklame

Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved