Tak Ada Lagi Kampung Berstatus Sangat Tertinggal di Berau, DPMK: Masih Ada PR yang Belum Selesai

Meski begitu, Ilyas tak menampik bahwa masih ada pekerjaan rumah lain yang harus diselesaikan.

Tak Ada Lagi Kampung Berstatus Sangat Tertinggal di Berau, DPMK: Masih Ada PR yang Belum Selesai
TRIBUN KALTIM / GEAFRY NECOLSEN
Warga Kampung Long Suluy Kecamatan Kelay relatif masih terisolir. Satu-satunya transportasi hanya menggunakan kapal ketinting dan belum ada akses darat untuk menuju kampung paling ujung di Kecamatan Kelay ini. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Ilyas Natsir, mengklaim tahun 2019 ini sudah tidak ada lagi kampung yang berstatus desa sangat tertinggal.

Pernyataan Ilyas Natsir ini mengacu pada Indeks Desa Membangun (IDM) 2019 yang menunjukkan dari 100 desa atau kampung di Berau, yang seluruhnya mengalami peningkatan status.

Berdasarkan data itu, Ilyas menyebut pada tahun 2016 terdapat 54 kampung sangat tertinggal, 37 desa tertinggal, dan 9 desa berkembang.

"Sekarang berubah menjadi 20 kampung tertinggal, 55 kampung berkembang, 23 kampung maju dan 1 kampung mandiri. Jadi tahun ini, sudah tidak ada kampung sangat tertinggal di Berau," tegasnya.

Meski begitu, Ilyas tak menampik bahwa masih ada pekerjaan rumah lain yang harus diselesaikan. 

Pasalnya, target pemerintah pusat melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menjadikan 5.000 desa atau kampung menjadi mandiri hingga akhir tahun 2019 nanti. 

Ini yang menjadi acuan DPMK Berau untuk terus melakukan pembenahan di sejumlah kampung yang masih bertatus kampung tertinggal.

Pihaknya mengaku selalu melakukan pendataan ke kampung-kampung dan optimistis target ini akan tercapai.

"Pendataan akan menunjukkan status masing-masing kampung. Dari data itu kami dapat melihat keadaan pendidikan, kesejahteraan, lingkungannya kampungnya seperti apa. Jika ada kekurangan, kita perbaiki," jelasnya.

Namun di sisi yang lain, kata Ilyas, dibutuhkan anggaran yang cukup besar untuk meningkatkan status kampung.

Halaman
12
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved