Ada Lahan Masyarakat di Bandara Tanjung Harapan, Dishub Kaltara Segera Bebaskan

Dinas Perhubungan tengah menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan sebalum membayar lahan masyarakat.

Ada Lahan Masyarakat di Bandara Tanjung Harapan, Dishub Kaltara Segera Bebaskan
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ARFAN
Kepala Dinas PUPR Perkim Kaltara Suheriyatna berbincang dengan Kepala Bandara Tanjung Harapan, Faisal di lokasi pembongkaran ruas jalan tak jauh dari ujung landasan pacu bandara, Senin (7/8/2017) siang. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Kurang lebih 8 hektare lahan masyarakat yang berada dalam area Bandara Tanjung Harapan, Tanjung Selor, Bulungan, Kalimantan Utara segera dibebaskan Pemprov Kalimantan Utara atau Kaltara.

Pembebasan lahan masyarakat dalam kawasan bandara Tanjung Harapan tersebut untuk memberi kepastian bagi masyarakat dan pemerintah sekaligus untuk menjamin keselamatan aktivitas penerbangan di bandara ibukota provinsi termuda di Tanah Air ini.

"Kita akan bebaskan lahan di dalam dan di luar area pagar. Tetapi yang prioritas dulu adalah yang di dalam pagar itu," kata Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Utara, Taupan Majid dalam keterangan resminya, Kamis (22/8/2019).

Dinas Perhubungan tengah menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan sebalum membayar lahan masyarakat. Selain itu Dinas Perhubungan juga memerlukan Izin Penetapan Lahan.

"KIta juga melibatkan tim apresial untuk menilai harga lahan tersebut," ujarnya.

Dinas Perhubungan menyiapkan anggaran sebesar RP 5 miliar rupiah untuk membebaskan lahan. Secara keseluruhan, bandara Tanjung Harapan memerlukan lahan seluas 150 hektare untuk pengembangan lebih lanjut, seperti perpanjangan runway menjadi 2.500 meter.

Termasuk pemindahan terminal ke sisi Timur landasan pacu saat ini.

Pembebasan lahan di kawasan bandara Tanjung Harapan sebut Taupan Majid menjadi hal krusial.

Sebab salah satu penilaian Kementerian Perhubungan menggelontorkan anggaran fisik pengembangan bandara, jika lahan tersedia, alias sudah menjadi aset pemerintah,

"Maka dari itu, kita terus lakukan pembebasan sedikit demi sedikit, sesuai kemampuan anggaran yang ada. Maksudnya supaya dana APBN bisa masuk untuk membiayai pengembangan fisik bandara," ujarnya. 

Halaman
12
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved