Breaking News

BREAKING NEWS - Jenazah Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Sungai Mahakam

Saat itu, terdapat warga yang tengah melintas menggunakan perahu melihat mayat mengapung tidak jauh dari bibir sungai.

BREAKING NEWS - Jenazah Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Sungai Mahakam
HO/Polsek KP Samarinda
MAYAT MR X - Kepolisian dan unsur relawan melakukan evakuasi terhadap jenazah berjenis kelamin pria yang ditemukan di Sungai Mahakam, perairan Sei Kerbau, Kamis (22/8/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Warga di sekitar Sungai Mahakam, tepatnya di perairan Sei Kerbau, dibuat heboh dengan penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki.

Informasi penemuan itu beredar sekira pukul 09.30 Wita, Kamis (22/8/2019) pagi tadi.

Saat itu, terdapat warga yang tengah melintas menggunakan perahu melihat mayat mengapung tidak jauh dari bibir sungai.

Mengetahui adanya penemuan mayat, Kepolisian dari Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda, bersama unsur relawan langsung mendatangi lokasi kejadian guna melakukan evakuasi.

Setelah berhasil dikeluarkan dari sungai, jenazah langsung dibawa ke RSUD AW Syahranie, guna proses visum, sekaligus menunggu pihak keluarga korban.

Dari hasil pemeriksaan di sekitar tubuh korban, tidak ditemukan kartu identitas maupun kartu pengenal lainnya.

Di kantong celana korban hanya ditemukan uang senilai Rp500.

Saat ditemukan, korban menggunakan kaos abu-abu, kaos dalam putih, celana panjang krem, berlapis celana pendek merah, serta menggunakan masker hijau.

Sedangkan ciri fisik korban, diperkirakan memiliki tinggi sekitar 160 Cm, bertubuh gempal, dan memiliki rambut cepak hitam.

"Di tubuh korban tidak kita temukan adanya bekas luka maupun tatto. Tapi, untuk memastikan hal itu, kita masih menunggu hasil visum dari rumah sakit. Untuk identitas masih belum kita temukan, karena tidak ada sama sekali tanda pengenal," ucap Kapolsek KP Samarinda, AKP Aldi Alfa Faroqi; melalui Kanit Reskrim, Ipda Wahid, Kamis (22/8/2019).

Dirinya menghimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan sanak keluarganya untuk dapat mencocokkan dengan ciri-ciri korban di rumah sakit.

"Kalau ada yang merasa kehilangan anggota keluarganya, silakan bisa cek langsung ke rumah sakit, atau melapor ke Polsek," pungkasnya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved