Pemkot Samarinda Memonitoring RPU, Kualitas Pasokan Daging Harus Dijaga

Kebutuhan pasokan pangan, seperti daging sapi dan daging ayam di kalangan masyarakat Kota Samarinda cukup banyak.

Pemkot Samarinda Memonitoring RPU, Kualitas Pasokan Daging Harus Dijaga
TribunKaltim.Co/Cahyo Wicaksono Putro
Pemerintah Kota Samarinda mengunjungi ke Rumah Pemotongan Unggas (RPU) di Tanah Merah, guna memonitoring, terkait hal-hal yang dapat mempengaruhi keamanan, kesehatan, keutuhan dan kehalalan, disaat unggas masuk kedalam proses penyembelihan, dan perlu diperhatikan bagaimana perlakuan ayam di pemotongan, Kamis (22/8/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kebutuhan pasokan pangan, seperti daging sapi dan daging ayam di kalangan masyarakat Kota Samarinda cukup banyak.

Dari segi keamanan, kesehatan, keutuhan dan kehalalan (ASUH) daging ayam tentu menjadi perhatian konsumen.

Walikota Samarinda Syaharie Jaang melakukan kunjungan ke Rumah Pemotongan Unggas (RPU) di Tanah Merah, guna memonitoring, terkait hal-hal yang dapat mempengaruhi keamanan, kesehatan,

keutuhan dan kehalalan, di saat unggas masuk kedalam proses penyembelihan, dan perlu diperhatikan bagaimana perlakuan ayam di pemotongan.

"Kami menghimbau agar pemotongan unggas, apakah itu ayam maupun bebek dilakukan di RPU. Selain pemotongan sesuai prosedur, soal higienisnya selalu dipantau Dinas Pertanian selaku OPD teknis," ucap Jaang, Kamis (22/8/2019).

Tidak hanya itu, kehadiran RPU menurut Jaang juga memberi kontribusi terhadap PAD  sampai dengan Rp. 500-an juta/tahun.

"RPU ini dikelola oleh KUB Unggas Permata di bawah koordinasi Dinas Pertanian. Tiap harinya memotong 400-500 ekor dengan retribusi Rp. 110 per ekor," paparnya.

Kedepannya Pemkot Samarinda, akan membuat lagi RPU yang lebih representatif dengan kapasitas yang lebih besar lagi dari sebelumnya.

"Masterplan sudah ada. Insya Allah tahun depan bisa dimulai pekerjaannya," terang Jaang.

Dengan begitu dapat meminimalisir adanya pedagang yang nakal. Soal adanya beberapa penyedia hewan, yang mematok harga tinggi khususnya yang membuka jasa pemotongan, demi mendapatkan untung lebih tidak akan berkutik.

Halaman
12
Penulis: Cahyo Wicaksono Putro
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved