TNI - TDM Gelar Patroli Bersama Periksa 227 Patok di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Patroli patok perbatasan bersama yang dilakukan TNI dan Tentara Diraja Malaysia (TDM), Kamis (22/8) siang ini dimulai.

TNI - TDM Gelar Patroli Bersama Periksa 227 Patok di Perbatasan Indonesia-Malaysia
TribunKaltim.Co/HO/Penerangan Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN).
PATROLI PATOK - Patroli patok perbatasan bersama yang dilakukan TNI dan Tentara Diraja Malaysia (TDM) dimulai, Kamis (22/8/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO - Patroli patok perbatasan bersama yang dilakukan TNI dan Tentara Diraja Malaysia (TDM), Kamis (22/8) siang ini dimulai.

Patroli patok perbatasan bersama dan terkoordinasi dilepas oleh Kepala Staf Markas Infanteri Brigade ke-5 TDM, Letnan Kolonel Kamarul Hamzah, serta dihadiri oleh Komandan Batalyon Infanteri Yonif Raider 600/Modang (Mdg) selaku Dansatgas Pamtas RI-Malaysia, Mayor Inf Ronald Wahyudi.

Direncanakan patroli tersebut akan dilaksanakan selama lima hari. Patroli dilakukan sepanjang Serudong hingga pos gabungan Malaysia, di Simanggaris, Nunukan, Kalimanatan Utara.

Sebanyak 277 patok akan diperiksa oleh 26 personel Satgas Pamtas Yonif Raider 600/Modang dan 26 TDM, guna memastikan letak dan kondisi patok.

"Diharapkan dengan patroli bersama ini dapat semakin terjalin komunikasi yang baik antar kedua negara dalam menjaga kedaulatan negara," ucap Mayor Inf Ronald Wahyudi perwakilan Danrem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN), Kamis (22/8/2019).

Patroli bersama tersebut dilaksanakan rutin, selain untuk mengetahui letak dan kondisi patok, pihaknya juga turut serta mengawasi jalur-jalur tikus yang kerap dijadikan jalur keluar masuknya barang-barang terlarang.

Untuk diketahui, Prajurit TNI yang mendapatkan tugas di wilayah perbatasan negara tidak melulu hanya fokus pada pengamanan wilayah, namun juga dapat menjadi tenaga pengajar di sejumlah sekolahan di Nunukan, Kalimantan Utara.

 Hal itu dilakukan personel Satgas Pamtas Yonif Raider 600/Mdg, tepatnya di Pos Sei Ular. Prajurit TNI mengajarkan tata cara dan urutan menyelenggarakan upacara bendera.

Mulai dari pengibaran bendera hingga penghormatan kepada sangsaka Merah Putih, dengan harapan murid-murid dapat melaksanakan upacara dengan baik dan khidmat.

 Tidak hanya itu, Prajurit TNI juga mengajar sejumlah mata pelajaran di kelas. Kegiatan tersebut merupakan salah satu pembinaan teritorial.

Prajurit TNI pun tampak tidak canggung melakukan proses belajar mengajar di kelas.

 Proses belajar mengajar itu dilakukan di SD Negeri 009, desa Sei Kapal, yang diikuti sekitar 150 murid, serta SD Negeri 01 Tabur Lestari pos Simanggaris Lama.

 Sebelum prajurit TNI diberangkatkan ke lokasi tugas, prajurit yang ada diberikan pembekalan oleh staf teritorial Mabes TNI AD yang bekerja sama dengan Kemendikbud pusat.

 Sekitar 450 personel Satgas Pamtas Yonif Raider 600/Mdg, Kodam VI/Mulawarman (Mlw) mengikuti penataran dari Kemendikbud pusat dengan materi, antara lain membaca, menulis, menghitung, ilmu pengetahuan alam dan ilmu pengetahuan sosial. (*)

Baca Juga

Ratusan Prajurit Satgas Pamtas RI-Malaysia Kembali ke Tanah Air, Begini Pesan Pangdam VI Mulawarman

Cerita Satgas Pamtas RI-Malaysia, Terpaksa Puasa Berhari-hari Saat Kehabisan Logistik

Hadiri Serah Terima Satgas Pamtas RI-Malaysia, Bupati: Terima Kasih TNI Telah Jaga Perbatasan

Sedih dan Haru Warnai Pelepasan 450 Prajurit Satgas Pamtas Yonif Raider 600 Modang ke Perbatasan

Prajurit Satgas Pamtas Yonif Rider 303 SSM Tiba di Kota Tarakan, 900 Prajurit Amankan Perbatasan

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved