Berita Balikpapan Terkini

Disdikbud Balikpapan Siapkan Dana Rp 8 Miliar, Subsidi Siswa Masuk Sekolah Swasta Tahun 2020

Alokasi anggaran nanti hibah dari Pemda ke siswa di masing-masing sekolah. Nanti, kan, data itu ada di kami, proses hibahnya di BPKAD.

Disdikbud Balikpapan Siapkan Dana Rp 8 Miliar, Subsidi Siswa Masuk Sekolah Swasta Tahun 2020
Dok Tribunkaltim.co
ILUSTRASI — Walikota Bontang Neni Moerniaeni didampingi Kadis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang menyalurkam paket buku tulis gratis kepada para murid sekolah seluruh Kota Bontang, Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau Disdikbud Balikpapan, Kalimantan Timur menyiapkan anggara Rp 8 miliar untuk membantu siswa yang masuk ke sekolah swasta.

Kadisdikbud Balikpapan Muhaimin yang enggan menyebut bantuan tersebut sebagai subsidi sekolah swasta, meluruskan bahwa bantuan yang diberikan melalui APBD murni 2020 digelontorkan untuk meringankan beban uang gedung siswa yang masuk ke sekolah swasta Balikpapan.

"Jadi bukan diberikan kepada sekolah. Artinya anak-anak kita yang tidak masuk sekolah negeri (SMP), masuk ke swasta," ujarnya kepada Tribunkaltim.co pada Jumat (23/8/2019) sore. 

Sekolah swasta yang mewajibkan pembayaran uang gedung sekolah mulai dari Rp1,5 juta hingga Rp2,5 juta membuat pemerintah memberikan subsidi kepada siswa yang tidak masuk ke sekolah negeri.

"Alokasi anggaran nanti hibah dari Pemda ke siswa di masing-masing sekolah. Nanti, kan, data itu ada di kami, proses hibahnya di BPKAD. Jadi nanti validasi data jumlah siswa yang diterima di sekolah ada berapa banyak, per sekolah ada berapa siswa dan siswi," jelasnya.

Tak lupa Disdik mewanti-wanti pihak sekolah dalam hal implementasi program bantuan pemerintah ini, uang bangunan hanya untuk pemenuhan sarana dan prasarana sekolah, perbaikan kelas, peningkatan kompetensi sekolah misal pembelian komputer dan pengembangan SDM guru.

"Rp2 juta per siswa yang masuk swasta. Kami usulkan kepada tim anggaran pemerintah daerah itu 8 miliar untuk tahun 2020. Rp8 M untuk subsidi siswa-siswi tak masuk sekolah negeri, yang kemudian diterima di sekolah swasta sebagai ganti meringankan uang gedung anak-anak kita," ungkapnya.

Sisi lainnya, 

Realisasi pembangunan SMK Negeri 7 Balikpapan hingga kini tak kunjung menuai kejelasan kapan akan mulai di bangun.

Padahal pembangunan SMK 7 Balikpapan itu dikalaim sudah memenuhi sejumlah persyaratan termasuk ketersediaan lahan pembanguan seluas dua hektare lebih di kawasan Balikpapan Barat.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved