Opini

Mimpi Jadi Selebgram Berujung Pidana

VIRAL atau penyebaran informasi di media sosial secara berantai kini tengah menjadi harapan bahkan target insan pengguna media sosial

Mimpi Jadi Selebgram Berujung Pidana
TRIBUN KALTIM / NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Dr. Pitoyo, M.IKom, Praktisi Media dan Pemerhati Komunikasi Antarmanusia 

Oleh Dr. Pitoyo, M.IKom
Praktisi Media dan Pemerhati Komunikasi Antarmanusia

VIRAL atau penyebaran informasi di media sosial secara berantai kini tengah menjadi harapan bahkan target insan pengguna media sosial.

Pesan teks, gambar atau video yang berhasil disebarkan kemudian menyebar ke berbagai akun media sosial bahkan aplikasi WhatApps memang perlu ada keunikan khusus.

Membuat pesan dengan tujuan viral memang beragam tujuannya.

Ada yang membuat pesan lalu disebarkan agar viral dengan tujuan dapat uang, ada juga yang menyebarkan agar yang melihat merasa terhibur namun ada juga yang berniat menyebar ancaman bahkan kebohongan dengan tujuan mengadu domba.

Media sosial dengan teknologi algoritmanya yang belum banyak dikenal para warga net, tentu bukan hal mudah memviralkan pesan.

Tidak jarang orang sudah berusaha membuat pesan viral namun ternyata tidak dapat respon dari warga net sehingga pesannya tidak menyebar luas.

Namun ada juga yang buatnya biasa tetapi hasilnya malah viral. Ada yang mengambil jalan pintas dengan mengunggah pesan berbau SARA, pornografi atau mengandung unsur sadis tujuannya agar mudah viral.

Hanya saja cara tersebut kini dihadang oleh mesin penghapus isi pesan goegle, secara otomatis menghilangkan pesan berdampak pidana tersebut.

Sebagaimana yang dilakukan seorang pemilik akun media sosial yang berhasil ditangkap aparat kepolisian Kalimantan Barat ini.

Halaman
1234
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved