Ibu Kota Baru

PKS Sikapi Pemindahan Ibu Kota RI dari Jakarta ke Kalimantan, Pilih Gagal atau Bangun Teknologi Saja

Perubahan orientasi pemerintahan 5 tahunan, maka investasi yang besar atau pemindahan ibu kota tersebut akan terancam mangkrak.

PKS Sikapi Pemindahan Ibu Kota RI dari Jakarta ke Kalimantan, Pilih Gagal atau Bangun Teknologi Saja
MuharikDakwah/Abu Afwal
Ilustrasi kampanye Partai Keadilan Sejahtera di Bandung, Jawa Barat 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Kali ini Partai Keadilan Sejahterah atau PKS menyatakan sikap soal rencana  pemindahan ibu kota Republik Indonesia dari Jakarta ke Pulau Kalimantan

Partai pendukung Capres Prabowo Subianto di Pemilu 2019 ini angkat bicara mengenai pembangunan Ibu Kota Baru RI yang akan memindahkan dari Jakarta ke salah satu proivinsi di Pulau Kalimantan

Saat ini memang sudah ramai membahas Ibu Kota Baru RI. PKS bersikap, alangkah bagusnya pemerintahan Jokowi itu membangun peradaban teknologi ketimbang lakukan pemindahan ibu kota yang dinilai bisa saja gagal sia-sia. Biaya yang sangat besar, PKS ingin dana dipakai lebih bagus untuk pengembangan teknologi

Menyadur dari Kompas.com, di Jakarta, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera atau PKS, menilai rencana pemindahkan ibu kota ke Kalimantan bisa terancam mangkrak.

Hal itu disampaikan oleh anggota Fraksi PKS Andi Akmal Pasluddin saat membacakan pandangan fraksinya terkait Rancangan Anggaran Penerimaan dan Belanja Negera (APBN) 2020.

"Jika terjadi perubahan orientasi pemerintahan 5 tahunan, maka investasi yang besar atau pemindahan ibu kota tersebut akan terancam mangkrak dan gagal," ujarnya di Rapat Paripurna DPR di Jakarta, Kamis (22/8/2019) siang.

Dalam hal ini, PKS memandang kebijakan pemindahan ibu kota bukan menjadi prioritas untuk menjawab permasalahan strategis nasional.

Hal ini mempertimbangkan besarnya anggaran yang dibutuhkan, proses pembangunan yang lama, dan kepentingan strategis sebagai bangsa. "Kebijakan ini membutuhkan konsensus nasional.

Mengingat kebijakan ini bukan hanya pemerintah saat ini, karena akan melibatkan pemerintahan selanjutnya," sebutnya.

Dalam konteks pembangunan bangsa dengan perkembangan teknologi, pemindahan ibu kota yang berupa fisik dinilai menjadi tidak relevan.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved